Kabar Baik, Hasil Swab Kedua Balita Positif Covid-19 di Dumai Negatif

Harijal - Senin, 04 Mei 2020 00:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/e79119052020_untitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Ditengah adanya penambahan delapan kasus baru pasien positif Covid-19 di Riau, kabar gembira justru datang dari Dumai. Balita berusia dua tahun di Dumai yang menjadi pasien ke 29 di Riau positif Covid-19 di Riau hasil swab keduanya sudah menunjukkan hasil negatif. 

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Riau, dr Indra Yopi mengungkapkan, saat ini ada dua Balita Positif Covid-19 yang ada dirawat di RSUD Dumai. Sebab dengan adanya penambahan satu Balita positif Covid-19  yang diumumkan oleh Gubri Syamsuar, Minggu (3/5/2020). 

"Dua  Balita positif Covid-19 yang ada di Dumai kondisinya sehat, bahkan untuk Balita yang kasus pertama itu hasil swab keduanya sudah negatif," kata Indra Yopi.

Namun Balita tersebut belum diizinkan pulang. Sebab selama dirawat, Balita ini ditemani oleh ibunya. Sehingga ibunya juga harus dilakukan swab untuk memastikan tidak tertular saat merawat anaknya di rumah sakit.

"Ibunya kita swab dulu, memang dia sebelumnya tidak terinfeksi, tapi karena selama ini merawat bayinya yang positif Covid-19, maka untuk memastikanya kita swab dulu, supaya nanti tidak menular kemana-mana," ujarnya.

dr Indra Yovi mengungkapkan bahwa penanganan terhadap balita terinfeksi corona memang berbeda dan sedikit lebih rumit. Namun dia memastikan sejauh ini pihak medis masih bisa melalukan penanganan terhadap balita tersebut.

“Untuk membantu perawatan diperbolehkan kepada orang tuanya untuk ikut melakukan perawatan,” katanya. 

Indra Yovi mengungkapkan bahwa untuk pasien COVID-19 balita dua tahun itu memang diperbolehkan orang tuanya untuk menemani. Dengan catatan pihak orang tua menyetujui dengan menandatangi pernyataan bahwa selama proses perawatan mereka berisiko terpapar virus.

“Kami hanya bisa mengurangi risiko tersebut dengan memberikan perlengkapan APD kepada orang tua saat menemani anaknya dirawat,” katanya.

Seperti diketahui, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengumumkan penambahan kasus baru pasien Covid-19 di Riau. Terjadi penambahan yang cukup signifikan kasus Covid-19 di Riau. Ada penambahan delapan kasus pasien Positif Covid-19 di Riau yang diumumkan Gubri Minggu (3/5/2020).

Dengan adanya penambahan delapan kasus baru tersebut maka total pasien Positif Covid-19 di Riau hingga saat ini sudah mencapai 53 kasus positif. Dengan rincian 22 orang dirawat, 26 sehat dan sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing serta lima orang meninggal dunia.

"Ini merupakan penambahan kasus baru terbayak dari yang selama ini kita umumkan," kata Gubri Syamsuar. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025