BENGKALIS - Setelah dilakukan tiga kali tes swab, salah seorang dokter di RSUD Bengkalis positif terpapar virus corona desease 2019 atau Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri membenarkan informasi tersebut, namun belum bisa memberikan informasi detailnya.
Informasi detail katanya, akan disampaikan dalam konferensi pers. "Sedangkan kita tracking dari mana tertularnya, saat bertugas di RSUD Bengkalis atau di tempat lain. Insya Allah siang ini kita akan adakan konferensi pers," ujar Johan.
Meski begitu, Johan menduga bahwa dokter tersebut merupakan bagian dari sejumlah tenaga medis yang merawat NZ (59).
"NZ merupakan salah seorang Pasien Dalam Penanganan (PDP) asal Desa Sungai Alam Kecamatan Bengkalis yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dengan hasil swab negatif," terangnya.
Bersama tenaga medis lainnya yang merawat NZ, dokter tersebut juga sempat menjalani karantina.
"Hasil swab pertamanya invalid (tidak valid). Sementara yang kedua negatif. Tapi hasil swab yang ketiga positif. Kita akan lacak dimana tertularnya. Sebab dari waktu meninggalnya NZ, sudah lewat dari 14 hari. Pagi ini akan kita tracking," pungkas Johan.(*)