PEKANBARU - Dari 4 kasus positif virus Corona (Covid-19) yang diumumkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, salah satunya yang berinisial AS (30), warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, merupakan salah satu tenaga kesehatan di rumah sakit Pelalawan.
Hal tersebut diungkapkan Gubri saat menggelar konfrensi pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Riau, Gedung Daerah Pekambru, Senin (13/4/2020).
"AS bertugas di rumah sakit tempat berobat pasien RBT (50) dan JG (58), sebelum dirujuk di Pekanbaru," kata Gubri Syamsuar.
Gubri menjelaskan, kedua pasien yakni RBT dan JG saat berobat kepada tenag kesehatan mengaku tidak ada dirawat perjalanan dari Jakarta. Akibatnya tenaga kesehatan yang bertugas melayani pasien dengan protokol biasa, bukan protokal penanganan pasien Covid-19.
"Karena itu kami meminta masyarakat yang berobat ke fasilitas kesehatan untuk jujur, dan menyampaikan keterangan sebenar-benarnya ketika dimintai keterangan medis oleh petugas kesehatan. Karena ketidakjujuran berakibat fatal," pintanya dengan tegas.
"Saya juga meminta masyarakat tidak membully pasien RBT dan JG, namun kejadian tersebut perlu menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi tenaga kesehatan yang terdampak Covid-19," tukasnya.
Untuk dketahui, pasien AS memiliki riwayat perjalanan dari Semarang pada 15 Maret 2020. Pasien ini pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 inisial RBT (50) dan JG (58) yang didapat dari hasil tracing kontak. (MCR)