Eratkan Ukhuwah, Ponpes Terpadu Prof DR Hamka Adakan Tur Wisata

Harijal - Minggu, 09 Oktober 2016 10:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/5d0955102016_eratkanukhuwah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Yusrina Sri/Datariau.com
kegiatan pramuka setiba di Lembah Harau, Kab. Lima Puluh Kota.

PADANG PARIAMAN, kabarmelayu.com - Memasuki usia seperempat abad, Pondok Pesantren Terpadu Prof Dr Hamka punya cara berbeda untuk memperingatinya. Hari Kamis (6/10/16) seluruh ustaz/ustazah, guru, karyawan/karyawati, beserta seluruh santri dan santriwati pesantren yang beralamat di Jalan Raya Padang-Bukittinggi KM 28 Pasar Usang, Kab. Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat ini turut serta baur-membaur dalam tur wisata ke Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota dan dilanjutkan ke Kota Bukittinggi.

“Sudah cukup lama pesantren ini berdiri, hal yang patut rasanya bila seluruh keluarga besar pesantren berwisata bersama demi memupuk rasa ukhuwah islamiah, sebagai bentuk peringatan seperempat abad usia pesantren,” terang Ustaz Najimuddin selaku pimpinan pesantren saat menjelaskan gambaran umum kegiatan pada rapat kepanitiaan.

Tur ini juga diharapkan dapat menghilangkan kejenuhan para santri dan santriwati dengan berbagai kegiatan yang padat siang maupun malam. “Sembilan bus pariwisata kita sediakan untuk para santri dan santriwati dengan didampingi oleh para pendamping yang sudah ditentukan. Kita juga bekerja sama dengan pihak Kapolsek Batang Anai. Satu unit mobil kepolisian diutus untuk mengawal selama perjalanan,” tambahnya.

Di lokasi wisata Lembah Harau, para santri dan santriwati dipandu oleh para pembina pramuka untuk mengikuti berbagai kegiatan guna melatih mental dan kekompakan mereka. Selain itu, mereka juga dapat menguji nyali melalui flying fox yang tersedia disana. Tak hanya itu, mereka juga dibolehkan mandi-mandi di bawah air terjun dari tebing bebatuan tinggi yang eksotik dengan dikelilingi pemandangan asri yang menyejukkan mata.

“Selesai kegiatan pramuka, kita bertolak ke objek wisata Jam Gadang. Salat Maghrib dan makan malam di sana. Selepas itu, kegiatan bebas. Namun para santri dan santriwati tetap di bawah pengawasan para pendamping," demikian instruksi Ustaz Indra Saputra selaku ketua panitia. Pukul empat, seluruh rombongan dengan jumlah mendekati tiga ratus orang itu meninggalkan objek wisata Lembah Harau dan jelang maghrib sudah berada di Bukittinggi.

Ukhuwah kian terasa erat saat seluruh rombongan makan malam bersama di bawah Jam Gadang dengan membentuk lingkaran, menyantap hidangan di bawah kerlap-kerlip lampu taman dan aneka ragam hiburan dan pedagang. Tak berselang lama, pukul delapan lewat, rombongan beranjak meninggalkan kota Bukittinggi menuju Padang Pariaman.

“Meski Lembah Harau gersang karena kemarau, meski hujan-hujanan saat berada di Pasar Atas Bukittinggi, bahkan juga saat sampai di pesantren, meski kelelahan, namun kita semua menikmatinya. Semoga ukhuwah kian erat,” ujar Ustazah Hasna Desi Arepa, ketua asrama putri sekaligus salah satu pendamping bus kontingen putri.

(datariau.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Program Nasional Revitalisasi Sekolah, Siak Sudah Terima Rp61 Miliar

Pendidikan

Pemotor Diduga ODGJ Terobos Tol Permai 

Pendidikan

Wako Lantik Zulhelmi Arifin Sebagai Sekdako Pekanbaru

Pendidikan

HGB Ratusan Ruko STC Pekanbaru Tak Bisa Diperpanjang

Pendidikan

Dinilai Terafiliasi Wahabi, GP Ansor Inhil Tolak Peningkatan Status Surau di Sungai Beringin

Pendidikan

Simpang Sebidang Arifin Ahmad - Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini