Asissten I Setdaprov Riau Hadiri Musda BEM se-Provinsi Riau ke-VII

Harijal - Selasa, 24 Desember 2019 03:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/1a82bd122019_untitled10.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie menghadiri kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Riau ke VII di Aula Perpustakaan Lancang Kuning, Senin (23/12/19).

Turut hadir dalam kegiatan yang mengambil tema “Mahasiswa Hebat Bersinergi Mewujudkan Riau Hijau & Bermartabat" ini, Rektor Unilak yang diwakili oleh Wakil Rektor III Eddy Asnawi, Dekan Fakultas Hukum Fahmi.

Dalam sambutannya, Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan didukung penuh oleh Universitas Lancang Kuning.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, menurut kami cukup strategis adalah Mahasiswa Hebat Wujudkan Riau Hijau dan Bermartabat," ujarnya.

Ahmad Syah menuturkan bahwa tema ini cocok sekali dengan kondisi Riau saat ini, terutama setelah bencana asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Riau kemudian diterjang banjir.

"Siapa kita harus mempersalahkan ini sebuah proses sebuah proses kebijakan yang tidak datang secara tiba-tiba," serunya.

Ia berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini ada peran dari masing-masing kita dalam sebagai lembaga eksekutif mahasiswa Universitas akan semakin meningkat kedepannya.

"Tadi Saya sangat tertarik bagus kalian bahwa khusus di Provinsi Riau kita melihat ada sebuah perkembangan baru dari polarisasi pergerakan kemahasiswaan yang disampaikan dengan cara turun ke Jalan diikuti dengan adanya proses dialog antara komponen-komponen pimpinan mahasiswa dengan forkompinda dengan DPRD," ungkapnya.

Oleh karena itu maka kecenderungan polarisasi itu sudah menggambarkan bahwa mahasiswa turun ke jalan tidak hanya menggambarkan otot, tapi juga melakukan upaya mediasi dengan menggunakan otak kita.

"Pada tahun 2019 bahkan ketika ditawarkan adik-adik BEM untuk ikut serta dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan juga, ikut serta bersama-sama dengan berbagai pemangku-pemangku kepentingan berjibaku di lapangan mematikan api yang ada di Provinsi Riau apresiasi dan tepuk tangan kita untuk pergerakan mahasiswa Provinsi Riau," tutupnya. (mcr)

Berita Terkait

Pendidikan

Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass

Pendidikan

Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar

Pendidikan

HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota

Pendidikan

Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal

Pendidikan

Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Pendidikan

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI