Peringati HPSN, SMAN 7 Pekanbaru Ajak Siswa Peduli Lingkungan Sekitar

Harijal - Rabu, 21 Februari 2018 20:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/0a9946022018_0000aaimg20180221wa0009.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ade
Kepala SMAN 7 Pekanbaru, Hj Nurhafni MPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), SMAN 7 Pekanbaru melaksanakan berbagai kegiatan peduli lingkungan sekitar, Rabu (21/02/2018). Dimana kegiatan tersebut demi terus menciptakan tempat belajar yang bersih dan mengedukasi siswa/i.

Kepala SMAN 7 Pekanbaru, Hj Nurhafni MPd menjelaskan, kegiatan tersebut diawali dengan kerja bhakti membersihkan sampah disekitar lingkungan sekolah yang melibatkan guru, TU dan para siswa. Dimana, untuk kegiatannya ada Deklarasi Gerakan "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah!" dan ini merupakan awal dari rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

"Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan tema 'Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah' pada 21 Januari 2018 sampai 21 April 2018. Sementara puncak peringatan HPSN 2018 dilaksanakan 21 Februari 2018,sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah juga diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang peduli lingkungan," jelas Nurhafni.

Nurhafni menambahkan, tidak hanya tiga bulan saja, tetapi selanjutnya menjadi karakter dan akan ada lomba menulis karya/puisi  oleh siswa dengan tema 'Sayangi Bumi, Bersihkan Sampah'. Tujuan utama deklarasi itu agar siswa-siswi peduli dengan lingkungan sekitar. Sampah yang berserakan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal bisa mengakibatkan polusi, yakni berakibat pada bau yang menyengat.

"Kegiatan ini kita lakukan untuk memberi pemahaman kepada peserta didik dalam memanfaatkan sampah 3R  dan biopori. Sampah jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan manfaat yang besar yakni dengan melakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Sampah organik bisa dugunakan untuk pupuk sedangkan yang non organik bisa didaur ulang," tambahnya. 

SMAN 7 lanjut Nurhafni, memiliki tempat cukup stategis dalam menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan tenang. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknnya pepohonan yang rindang sehingga menambah suasana sekolah yang sejuk. 

"Saya berharap SMAN 7 Pekanbaru, kedepannya dapat memberikan contoh kepada sekolah lain langkahnya dalam menciptakan suasana belajar yang bersih, indah, nyaman, hijau dan sehat bagi siswa. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada penanggung jawab dari kegiatan ini, yakni Buk Kasih dan Buk Eny Askar yang juga merupakan Waka kesiswaan dan Humas," pungkasnya.(ade)

Berita Terkait

Pendidikan

Dugaan Kriminalisasi Budayawan Rida K Liamsi, LAMR Prihatin

Pendidikan

Selamat, Tiga Personel Polsek Teluk Meranti Terima Kenaikan Pangkat

Pendidikan

Bea Cukai Bengkalis Amankan 652 unit Iphone Bekas Ilegal senilai Rp4 Miliar

Pendidikan

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Pertumbuhan Tanaman Jagung Tumpang Sari, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Pendidikan

100 Anak Ikuti Sunat Massal di RS Syafira Pekanbaru ‎

Pendidikan

Ijazah Palsu, PWI Riau Cabut Keanggotaan Dahari