Kadisdik: Agustus Ini Sejumlah Kepsek Akan Dimutasi

Harijal - Rabu, 09 Agustus 2017 21:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/08/2b7fcc082017_00abduljamal770609e14544.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kadisdik Pekanbaru Drs H Abdul Jamal MPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk mengisi kekosongan di sekolah yang baru dibangun, Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru memastikan akan melakukan mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) bulan Agustus ini. Selain mengisi kekosongan mutasi kali ini juga berkaitan dengan evaluasi kinerja.

“Idealnya mutasi itu dilakukan sekali 6 bulan. Mutasi ini juga kita sesuaikan dengan kebutuhan. Sekarang kalau kita lihat SD saja sudah 12 yang Plt, dan ini yang perlu kita isi. SMP ada sekolah baru, satu Plt, tiga sekolah baru. Inilah yang kita coba sekarang mengkajinya. Selain itu ada juga yang pensiun. Rencana kita di Agustus ini,” ujar Kepala Disdik Pekanbaru Drs H Abdul Jamal MPd saat dikonfirmasi, Rabu (9/8/17).

Kadisdik mengatakan, mengingat Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PPDB) baru saja selesai, pihaknya meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk  bersabar satu atau dua minggu kedepan.

Terkait evaluasi kinerja, hanya dilakukan bagi Kepsek yang tidak sejalan dengan misi sekolah. Namun Abdul Jamal enggan menyebutkan nama Kepsek yang masuk dalam radar evaluasi tersebut.

Diakui Jamal draf mutasi Kepsek tersebut sudah ada, namun belum menyerahkan ke BKD. Pasalnya PPDB kemarin dinilai belum selesai.Mutasi juga dilakukan sebagai ajang promosi. Jika Kepsek dinilai bagus maka akan dipromosikan sebagai pengawas. Karena Kepsek itu hanya sebagai tugas tambahan saja.

Abdul Jamal mengatakan, dari beberapa laporan yang ia terima terkait kinerja Kepsek di lapangan ternyata tidak semua benar.

“Kita juga tak bisa menyalahkan. Informasi yang disampaikan ke kita itu juga penting. Makanya kita juga turunkan tim. Kalau masalah keuangan kita kan sudah kerjasama dengan Inspektorat. Kalau ada yang dirugikan tentunya Inspektorat lah yang bertindak,” ujarnya.

Abdul Jamal mengingatkan bahwa sekolah adalah tempat belajar, bukan tempat jual beli. Dan itu juga sudah dipertegas dalam surat Kementerian.Sementara terkait gedung sekolah baru yang siswanya masih menumpang, Abdul Jamal mengatakan hal itu hanya akan berlangsung 6 bulan saja. Pasalnya, pihaknya sejauh ini masih mengupayakan pengisian meubeler dan lampu.

“Insya Allah akan kita coba, target kita 6 bulan,” kata Jamal. (fin)

Berita Terkait

Pendidikan

Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas

Pendidikan

Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK

Pendidikan

Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB

Pendidikan

Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas

Pendidikan

Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027

Pendidikan

Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN