Terima SK CPNS, Bupati Amril Minta GGD Berikan Pengabdian Terbaik

Harijal - Rabu, 19 Juli 2017 10:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/07/368d57072017_0000terimaskcpnsbupati.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Bengkalis

JAKARTA, kabarmelayu.com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin minta para guru yang menerima Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Guru Garis Depan (GGD) untuk memberikan pengabdian terbaik, supaya keberadaan tenaga pendidik tersebut menjadi penyemangat baru di sektor pendidikan di Negeri Junjungan

“Pengiriman GGD ke daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) bertujuan meningkatkan mutu pendidikan yang merata. Sesuai amanat Nawa Cita, mewujudkan mutu pendidikan yang terjangkau dan berkualitas di seluruh pelosok negeri, termasuk daerah 3T yang menjadi target lokasi penempatan GGD,” kata Amril Saat menghadiri Kegiatan penandatanganan SK CPNS GG di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.

Dikatakan Amril, selama ini banyak guru yang keinginannya mengabdi di perkotaan, akibatnya pendidikan di daerah terluar semakin tertinggal. Diharapkan 150 guru yang hari ini mendapat SK CPNS dan ditempatkan di daereh 3 T di Negeri Junjungan agar benar-benar mampu berkontribusi memajukan pendidikan ditempatnya mengabdi, jangan ada lagi alasan untuk pindah tugas ke daerah perkotaan, apalagi alasan klasik, seperti fenomena yang selama ini.

“SK CPNS ini merupakan penghargaan dari Kementerian Pendidian dan Kebudayaan. Saya berharap setelah menerima SK ini, para CPNS GGD lebih fokus untuk mengajar dan mengabdi. Jangan pikirannya bercabang untuk mengurus pindah ke kota, terlebih ke daerah asalnya,” harap orang nomor satu di Negeri Junjungan ini.

Terlebih saat penandatanganan SK pada Senin malam (17/7/2017), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, agar para CPNS GGD harus benar-benar mengabdikan diri di tempat tugas. CPNS tidak boleh berpikir untuk mengajukan pindah ke kota, karena hal itu dapat mengganggu upaya pemerataan tenaga pendidik.

Amril menegaskan para CPNS GGD sebagai tenaga muda, dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelajaran kepada anak-anak didik. Terlebih sesuai dengan tuntuntan metode kurikulum 2013 (K13), pola pembelajaran lebih mengepankan kreatifitas anak didik, sehingga terwujud sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki mental yang kuat.

Dikatakan Amril, keberhasilan pendidikan tergantung dari pola pikir gurunya. Jika guru terus-terusan berorientasi pada materi dan hanya menyesuaikan pelajarannya dengan buku tanpa melihat kondisi anak-anak, maka pola mengajarnya akan biasa-biasa saja. Berbeda bila guru bisa lebih kreatif dan inovatif, anak-anak akan menerima ilmu dengan secara baik. Kemudian ilmu yang diterimanya akan sangat bermanfaat. Selain itu, supaya anak-anak tidak merasa jenuh dalam belajar.

Selain Bupati Bengkalis, turut hadir dalam kegiatan tersebut, 7 Gubernur dan 43 Bupati Kabupaten Lain, kemudian Kantor Regional BKN, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi, BKD Kabupaten, Biro Kepegawaian Kemendikbud, dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud.(mur/der)

Berita Terkait

Pendidikan

Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas

Pendidikan

Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK

Pendidikan

Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB

Pendidikan

Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas

Pendidikan

Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027

Pendidikan

Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN