JAKARTA - Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Kali ini tiga medali sekaligus dibawa pulang oleh mahasiswa Program Studi S-1 Matematika Unair dalam acara “Mathematical Analysis and Geometry Day ke-10 (MAGD-X)” yang digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Hasan Mubarok (2014) yang memperoleh medali perak, M. Salam Sutrisno (2014) dan Bidayatul Masulah (2015) yang memperoleh medali perunggu.
Salah satu mahasiswa, Hasan menjelaskan, kompetisi tersebut dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama yaitu babak penyisihan dengan pengerjaan soal pilihan ganda dan esai singkat materi kalkulus, geometri, geometri transformasi, fungsi kompleks dan fungsi real. Sementara pada sesi kedua adalah babak final dengan presentasi hasil diskusi persoalan.
Hasan mengakui kompetisi tidak mudah sebab menitikberatkan pada keahlian analisis dan geometri. Kendati demikian, soal-soal tersebut berhasil mereka selesaikan. Meskipun nilai kumulatif dari ketiga kontingen Unair ini tidak menempati posisi lima besar yang dapat meloloskan mereka masuk ke dalam babak final, namun mereka tetap berbangga hati dengan perolehan yang didapatkan.
“Pada lomba kemarin kami mengerjakan 25 soal pilihan ganda dan tiga soal esai, tapi Unair tidak masuk ke dalam babak final tapi tetap mendapatkan penghargaan per individu berdasarkan akumulasi nilai terbaik pada babak pertama,” jelas Hasan seperti dilansir dari laman Unair, Rabu (10/5/2017).
Perlombaan bergengsi itu diikuti oleh berbagai perguruan tinggi seperti ITB, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran dan universitas lainnya.
Menurut Hasan, keberhasilannya dan rekan-rekannya dalam memecahkan persoalan geometri menumbuhkan kebanggaan tersendiri.
“Bersama dengan orang-orang jenius ahli matematika bidang analisis dan geometri ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” imbuhnya.
Sebelum mengikuti kompetisi, ketiganya mempersiapkan review materi dan latihan soal serta diskusi bersama dosen matematika selama kurang dari satu bulan.
Banyak pengalaman yang mereka dapatkan dengan mengikuti kompetisi tersebut, mulai dari beragam materi baru yang belum mereka ketahui serta sharing ilmu dari dua pembicara saat kuliah tamu berlangsung.
(sus/okezone)