PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dua SMP yang dibangun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru tahun 2016 silam tak jelas kapan difungsikan. Pasalnya, pengadaan meubeler sebagai sarana pendukung belajar mengajar, kemungkinan sulit direalisasikan tahun ini.
Hal ini terungkap ketika Kabid Sarana Prasarana (Sarpras) Disdik Pekanbaru Katwadi ST MT saat dikonfirmasi, Senin (17/04/17).
“Jangankan meubeler, proyek Sarpras sampai saat ini belum boleh berjalan. Jauh jauh hari sebelumnya kami sudah mengusulkan pengadaan meubeler. Namun hingga kini belum ada titik terang. Rasanya pengadaan meubeler tahun ini sulit direalisasikan”, ucap Katwadi seraya buru-buru menuju mobil dinasnya menuju Kantor Walikota.
Sebelumnya anggota DPRD Riau, DR. Taufik Arrahman mendesak Pemko Pekanbaru agar segera memfungsikan SMP Jalan Damai Ujung Palas yang dibangun Disdik Pekanbaru tahun 2016 lalu.
“Kita berharap agar bangunan SMP di Jalan Damai Ujung Palas segera difungsikan. Terlebih karena pertengahan tahun 2017 ini penerimaan siswa baru. Nantinya peserta didik yang berdomisili di daerah itu bisa bersekolah disana”, ujar Politisi Gerindra Dapil Kota Pekanbaru tersebut.
Persoalan meubeler juga terjadi di SMP Madani Jalan Kasah. Gedung yang dibangun dengan sistim multiyears senilai Rp 90 miliar tersebut sudah rampung pada pertengahan 2016 lalu. Alhasil, ketiadaan meubeler yang didanai APBD Kota Pekanbaru tersebut hingga kini tak kunjung difungsikan. (fin/rec)