Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru

Redaksi - Kamis, 08 Oktober 2026 11:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/10/_7079_Kelompok-7-PBL-Mahasiswa-UHTP-Gelar-Pengabdian-Masyarakat-di-RW-7-Kelurahan-Simpang-Baru.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP
kabarmelayu.comPEKANBARU - Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 7 melaksanakan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di RW 7 RT 1, 2, dan 3, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap sepanjang tahun 2026 dan melibatkan warga secara langsung.

Kegiatan tersebut berjalan dengan dukungan Lurah Simpang Baru, Bapak Muhammad Zulfi Sahri, S.Pd, M.Pd, Kepala Puskesmas Simpang Baru, Ibu drg. Hidayani, dan Ketua RW 7, Bapak Irilizam. Para mahasiswa juga dibimbing langsung oleh pembimbing lapangan, Ibu Monaliza, serta dibantu oleh kader Posyandu Kemiri.Pada tahap pertama (PBL 1), Kelompok 7 mengadakan pengabdian masyarakat berupa cek kesehatan gratis untuk lansia di Posyandu Kemiri RW 7 pada 12 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengenal kondisi kesehatan dan lingkungan warga.

Dalam kegiatan tersebut, lansia yang hadir menjalani pemeriksaan tekanan darah, asam urat, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Seluruh pemeriksaan berjalan lancar dengan bantuan para kader Posyandu Kemiri.

Tahap kedua (PBL 2) dilaksanakan setelah mahasiswa mengidentifikasi masalah kesehatan di lingkungan warga, lalu menentukan prioritas masalah yang perlu ditangani lebih dulu. Dari proses itu, mahasiswa memilih intervensi yang berkaitan dengan pencegahan perkembangbiakan nyamuk.

Pada 11 Februari 2026, Kelompok 7 memberikan penyuluhan 3M Plus kepada warga. Melalui penyuluhan ini, warga diajak menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta menerapkan langkah pencegahan tambahan di rumah masing-masing.Selain penyuluhan, mahasiswa juga membagikan bubuk abate langsung ke rumah-rumah warga di RW 7 RT 1, 2, dan 3. Pembagian dari rumah ke rumah ini dilakukan agar bubuk abate sampai ke seluruh warga dan dapat langsung digunakan.

Memasuki tahap ketiga (PBL 3), mahasiswa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilaksanakan. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner monitoring dan evaluasi kepada warga untuk melihat sejauh mana kegiatan sebelumnya dipahami dan diterapkan.

Sebagai rencana tindak lanjut, Kelompok 7 kembali memberikan edukasi dan menggelar kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN) pada 20 September 2026. Kegiatan ini dilanjutkan dengan gotong royong bersama warga RW 7 RT 1, 2, dan 3 Kelurahan Simpang Baru untuk membersihkan lingkungan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kelompok 7 berharap kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan terus meningkat, khususnya dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk. Kelompok 7 juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kelurahan, puskesmas, pembimbing lapangan, pengurus RW, kader Posyandu Kemiri, dan seluruh warga yang telah mendukung kegiatan.(*)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba

Pendidikan

UPP Gelar Wisuda XXV di Islamic Center

Pendidikan

Setahun Pimpin Pekanbaru, Agung Nugroho Tegaskan Fokus Pembangunan dan Pengabdian pada Masyarakat

Pendidikan

Dua Legislator PKS Riau Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah

Pendidikan

Setelah 2 Bulan Magang, Lapas Pasir Pengaraian Lepas Mahasiswa UPP

Pendidikan

Kuliah Umum di UMRI, Mentan Andi Amran Tekankan Pembangunan Karakter