kabarmelayu.com,PEKANBARU - Sekolah di Pekanbaru kembali melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (
PJJ) selama dua hari, Selasa dan Rabu (6-7 Oktober 2026). Kebijakan ini menyusul kualitas udara di Pekanbaru dalam kategori sangat tidak sehat pada Senin malam (5/10/2026).
Hingga pukul 18.00, konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) berada di angka 133,8 ųg/m³.
Dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor:400.3/Disdik.Sekretaris.1/3348/2026, tak hanya sekolah negeri, sekolah swasta setingkat PAUD, SD dan SMP turut menyesuaikan dengan kebijakan tersebut.
Diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Senin sore pukul 16.00 WIB tadi merilis data hotspot (titik panas) di Riau sebanyak 8 titik. Namun untuk Sumatera terpantau 2.875 titik.
BMKG sebelumnya memyebutkan, asap yang menyelimuti Riau dan Pekanbaru merupakan kiriman dari wilayah selatan Sumatera.
Di Sumatera sendiri, selain Riau 8 titik, terbanyak yakni Provinsi Sumatera Selatan 2338 hotspot. Menyusul Bangka Belitung 224, Jambi 181, Lqmpung 113, Sumatera Barat 5, Sumatera Utara 3, Bengkulu 2 dan Aceh 1 titik.
Sebelumnya, hari ini Kabupaten Kuansing telah lebih dulu menerapkan PJJ akibat kabut asap.