kabarmelayu.com,KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, membuat terobosan cemerlang untuk mewadahi minat dan bakat anak. Kali ini, sekolah yang memegang prediket Sekolah Adiwiyata Mandiri itu menerbitkan buku antologi puisi berjudul "Alam Adalah Titipan".
Dalam buku tersebut, terdapat puluhan puisi pilihan terbaik karya para siswa. Beberapa di antaranya puisi karya guru, termasuk puisi Kepala UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu, Mohamad Hujani, S. Pd, M. Pd.
"Alhamdulillah, semua puisi ini adalah karya asli siswa kita. Juga ada beberapa di antaranya puisi karya guru," kata Mohamad Hujani, Rabu (23/9/2026).
Adapun judul yang diambil yakni "Alam Adalah Titipan" menurut Hujani sangat berkaitan erat dengan prediket UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri.
Program ini kata Hujani bertujuan agar anak menyadari pentingnya literasi. Di mana di era serba digital saat ini, para siswa sudah jauh dari keinginan membaca buku.
Dari buku ini para siswa juga dapat memberikan sesuatu yang terbaik bagi sekolah dan dirinya sendiri dalam bidang literasi. Buku "Alam Adalah Titipan" ini juga menjadi pengakuan atas karya siswa yang tentunya menjadi aebuah kebanggaan, yakni karya mereka diapresiasi secara nasional dalam bentuk buku.
"Melalui program ini, kita menumbuhkan kesadaran anak untuk membaca buku dan berkarya," tutur Hujani lagi.
Buku yang diterbitkan adalah hasil dari bimbingan dan pelatihan yang dilaksanakan selama satu tahun.
Penulisan buku antologi puisi ini dibimbing oleh Nyalanesia, startup edutech yang mengembangkan literasi dan pendidikan di Indonesia secara nasional. Nyalanesia memfasilitasi bimbingan dan pelatihan digital bagi para siswa, guru dan sekolah.
Karya para siswa yang ada dalam bukubantologi puisi ini cukup berkualitas. Puisi-puisi yang diterbitkan seluruhnya menggunakan bahasa-bahasa indah.
Hujani menjelaskan, pada dasarnya para siswa memiliki potensi serta kemampuan di bidang literasi, dan kegiatan penulisan buku ini menjadi wadah untuk menyalurkannya.
"Buku ini menjadi bukti. Karya mereka bagus, menarik dan berkualitas. Ini menandakan bahwa wadah itu hal yang penting untuk menuangkan inspirasi dan kreativitas," ungkap Hujani.
Salah satu puisi yang menarik perhatian yakni berjudul Sajak yang Terbuang karya Keyla. Puisi ini mengandung makna yang sarat dengan kepedulian dan kelestarian alam.
Ada hal penting yang didapat dari program bersama Nyalanesia ini, yakni mengembangkan kemampuan siswa dalam meliterasi diri dalam sebuah karya tulis berbentuk buku antologi puisi. Sedangkan pilihan tema alam dalam buku antologi puisi ini adalah bentuk kesadaran dan kepedulian siswa kepada alam.
Buku yang juga menambah koleksi referensi pustaka sekolah ini juga akan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berkarya. Semakin banyak siswa yang terlibat dalam kegiatan ini, semakin banyak pula siswa yang menyadari pentingnya meliterasi diri.
Bahwasanya penting bagi setiap siswa, guru, bahkan kepala sekolah sendiri untuk terus mengupgrade diri dengan wawasan dan pengetahuan, tentunya melalui literasi. Dan ini juga menjadi salah satu kunci menuju generasi Indonesia Emas 2045, di mana guru adalah garda terdepannya.
Lagi Hujani melanjutkan, pada hakikatnya setiap anak memiliki kemampuan. Untuk pengembangan kemampuan itu, anak membutuhkan wadah sebagai tempat mengekspresikannya. Wadah inilah yang dicoba untuk selalu dihadirkan UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu.
Sebenarnya tak hanya di bidang literasi saja, siswa UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu juga telah beberapa kali menjuarai OSN (Olimpiade Siswa Nasional) di bidang numerasi.
Halnya pula di bidang olahraga, ratusan piala dan medali emas, perak dan perunggu telah dikoleksi dari berbagai cabang olahraga yang difasilitasi sekolah selama kepemimpinan Mohamad Hujani.
Semua prestasi itu terukir dengan adanya wadah dan fasilitas yang disediakan sekolah selama ini, ditambah pula komitmen yang kuat dari pihak sekolah dan orang tua.