kabarmelayu.com.PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (
PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah tingkat PAUD/TK, SD dan SMP.
PJJ diperpanjang hingga tiga hari ke depan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyebutkan, dalam Surat Edaran No. P.400.3.1/Disdik/21/2026, disebutkan perpanjangan PJJ terhitung 26 hingga 28 Agustus 2026.
Kebijakan ini setelah mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru akibat kabut asap. Terlebih lagi, kondisi kualitas udara sempat berada pada kategori berbahaya.
"Setelah mempertimbangkan hal tersebut maka diputuskan untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh atau daring," kata Abdul Jamal, Selasa (25/8/2026).
Kepada satuan pendidikan, Disdik mengimbau melaksanakan pembelajaran daring secara sederhana, efektif, dan tidak membebani peserta didik dengan tetap memastikan proses pembelajaran berjalan sebagaimana mestinya.
Demikian pula dengan satuan pendidikan yang betada di bawah zkemenag, agar menyesuaikan dengan kebijakan ini
Orang tua atau wali murid diminta memastikan anak tetap berada di dalam rumah dan tidak bermain maupun melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan kabut asap.
"Jika terpaksa harus keluar rumah, agar menggunakan masker," kata Abdul Jamal.
Untuk diketahui, kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2026) pagi. Kondisi tersebut diikuti memburuknya kualitas udara dengan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) mencapai 412, yang masuk kategori berbahaya.
Polutan utama di Kota Pekanbaru adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 281 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Tingginya konsentrasi PM2.5 tersebut menunjukkan kondisi udara yang perlu mendapat perhatian serius.
Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan juga berpotensi mengganggu jarak pandang dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di luar ruangan.