kabarmelayu.comTAPUNG HULU - Semangat kebersamaan dan gotong royong mulai terasa di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, melalui kolaborasi antara mahasiswa
KKN Kelompok 17
Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selama dua hari pertama pelaksanaan KKN, mahasiswa bersama pemuda Karang Taruna telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pembukaan Turnamen Bola Voli Putri, Turnamen Mini Soccer, Turnamen Tenis Meja, persiapan Lomba Karaoke, serta berbagai perlombaan lainnya yang akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Selain mendukung seluruh rangkaian kegiatan HUT RI, mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab juga mulai menjalankan salah satu program kerja pengabdian kepada masyarakat, yaitu pemeliharaan dan memperindah jembatan desa melalui kegiatan pembersihan, pengecatan, serta penataan lingkungan di sekitar jembatan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta memperindah salah satu akses penting yang digunakan masyarakat Desa Senama Nenek.
Ketua Karang Taruna Desa Senama Nenek, Efron Satria, menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme mahasiswa KKN yang langsung berbaur dengan masyarakat.
"Kami segenap Pengurus Karang Taruna Desa Senama Nenek mengucapkan selamat datang kepada adik-adik KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab. Kehadiran kalian membawa semangat baru bagi desa kami," kataya.
Efron Satria juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang luar biasa selama dua hari ini.
"Semoga kebersamaan ini terus terjalin hingga seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat terlaksana dengan sukses. Persiapkan diri untuk agenda-agenda berikutnya yang tentunya akan menguras tenaga, namun menjadi pengalaman yang berharga. Semoga adik-adik semua merasa betah dan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Desa Senama Nenek," ujar Efron.
Sementara itu, Ketua KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab, Muhammad Aldi Irfan, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa dan Karang Taruna serta menegaskan komitmen mahasiswa untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Senama Nenek dan Karang Taruna atas sambutan yang begitu hangat serta kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengabdi di desa ini. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjalankan program KKN, tetapi juga untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Program pemeliharaan dan pengecatan jembatan menjadi salah satu bentuk kontribusi awal kami dalam memperindah fasilitas umum desa.
Selanjutnya, kami juga akan melaksanakan berbagai program kerja unggulan, diantaranya Literasi Al-Qur'an untuk meningkatkan semangat belajar membaca dan memahami Al-Qur'an, program SEHATI yang berfokus pada edukasi kesehatan dan kepedulian sosial, program Lestari Lingkungan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, Budaya Melayu untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal, serta program Suluh Cinta yang mengedepankan penguatan karakter, kepedulian, dan kebersamaan dengan masyarakat.
"Selain itu, masih banyak program kerja lainnya yang telah kami siapkan dan akan dilaksanakan secara bertahap selama masa pengabdian di Desa Senama Nenek. Kami berharap seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata serta meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat," ungkap Muhammad Aldi Irfan.
Kolaborasi antara Karang Taruna dan mahasiswa KKN ini diharapkan mampu meningkatkan semangat persatuan, mempererat hubungan antara pemuda, mahasiswa, dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Karang Taruna Desa Senama Nenek bersama KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab optimistis seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia akan berlangsung meriah, penuh makna, sekaligus menjadi momentum memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.(*)