Disdik Pekanbaru Atur Pola Pembelajaran Selama Ramadan 1447 H dengan Penyesuaian

Redaksi - Kamis, 12 Februari 2026 15:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/02/_4321_Disdik-Pekanbaru-Atur-Pola-Pembelajaran-Selama-Ramadan-1447-H-dengan-Penyesuaian.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Dok)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menetapkan sejumlah penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadan. Kebijakan tersebut upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas pembelajaran dan pelaksanaan ibadah peserta didik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru Syafrian Tommy, Kamis (12/2/2026) menjelaskan, berdasarkan surat edaran Disdik Pekanbaru yang telah dikeluarkan sebelumnya serta merujuk pada kalender akademik, peserta didik jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diliburkan selama bulan suci Ramadan.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), libur diberlakukan pada 18 hingga 22 Februari. Kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan mulai 23 Februari.

"Pada tanggal 23 Februari, kegiatan pembelajaran kembali dimulai dengan penyesuaian jam belajar," katanya.

Khusus siswa SD kelas I hingga kelas III, jam pulang sekolah dipercepat. Peserta didik masuk sekolah pukul 08.00 WIB dan pulang pada pukul 11.00 WIB.

Adapun siswa SD kelas IV hingga kelas VI, serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII hingga kelas IX, diarahkan untuk mengikuti kegiatan Iman dan Takwa (Imtak) serta Program Pekanbaru Cinta Alquran setelah pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur'an selama Ramadan dengan bimbingan para guru di sekolah.

"Setelah salat Zuhur, peserta didik dipersilakan kembali ke rumah," jelas Tommy.

Selain pengaturan kegiatan di sekolah, Disdik juga mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak selama Ramadan. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran yang mengimbau orang tua menjaga keseimbangan antara kegiatan ibadah dan belajar anak di rumah.

Sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter, Disdik juga mendorong pelaksanaan Amaliah Ramadan yang dapat dipantau bersama oleh orang tua dan sekolah. Dengan demikian, aktivitas peserta didik selama bulan suci dapat terkontrol dengan baik.

Selama Ramadan juga akan dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS). Oleh karena itu, peserta didik diharapkan tetap menjaga semangat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik.

"Khusus bagi siswa kelas akhir, yakni kelas VI SD dan kelas IX SMP, kami juga mengingatkan agar mulai mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik yang rencananya akan dilaksanakan setelah Ramadan," tambahnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dianggarkan Rp4 Triliun, Operasional Sekolah Rakyat per Siswa Rp3 Sampai 4 Juta per Bulan

Pendidikan

Ada Anak di Pekanbaru yang Belum Sekolah? Laporkan!

Pendidikan

Pemko Gandeng Kader PKK Jaring Anak Putus Sekolah di Pekanbaru

Pendidikan

Agung Nugroho Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Pekanbaru

Pendidikan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekolah Alam Bakau di Siak Cetak Generasi Penjaga Pesisir

Pendidikan

420 Siswa Perdana, Sekolah Rakyat di Kuansing Siap Beroperasi Juli 2026