kabarmelayu.comKAMPAR -
SMA Islam Terpadu (IT)
Al-Husna, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau, pada 31 Januari ini genap berusia 6 tahun. Selama itu, sekolah ini telah melahirkan lulusan berjiwa Qurani yang bermutu dan berkualitas.
Para siswa lulusan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Insan Mulia ini kini tersebar hingga ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah.
Marskal Ujang, S. Pd, M. Si, Ketua Yayasan Insan Mulia Kampar saat berbincang dengan kabarmelayu.com, Selasa (27/1/2026) menuturkan, berdirinya SMAAl-Husna dimotivasi atas tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan hadirnya sebuah sekolah yang bermutu dan berkualitas untuk menyambung pendidikan peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP.
"Berdirinya SMAAl-Husna ini atas usulan masyarakat yang anaknya telah menyelesaikan pendidikan di SMP IT Al-Husna," terang Marskal Ujang.
SMP IT Al-Husna sebelumnya telah berdiri sejak 17 tahun lalu. Selama itu, selain biaya sekolah yang murah dengan pendidikan bermutu dan berkualitas, orang tua siswa juga merasakan berbagai kemudahan lain serta fasilitas yang baik di sekolah tersebut.
"Ini pula yang mendorong masyarakat yang menginginkan berdirinya SMA IT Al-husna. Mereka tak terbebani dengan biaya yang besar, namun pendidikan yang diterima berkualitas dengan sarana dan prasarana memadai," terang Marskal Ujang.
Terbukti, lulusan pertama SMA IT Al-Husna, ada lima siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara gratis. Mereka adalah para hafidz Alquran yang hafal 30 juz, 28 juz, 15 juz dan 5 juz Alquran.
Mereka diterima di beberapa perguruan tinggi terkemuka di Riau, di antaranya UIN, UIR dan UNRI melalui program beasiswa setelah diuji dengan hafalan Alquran dan pengetahuan tentang Alquran.
"Alhamdulililah, mereka mendapat kuliah gratis hingga selesai," tutur Marskal Ujang.
Bahkan salah seorang siswa pada tahun lalu lulus beasiswa untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Timur Tengah.
Selain itu, para siswa lulusan SMA IT Al-Husna saat ini sudah tersebar melanjutkan pendidikan di luar negeri, pulau jawa dan banyak pula yang melanjutkan pendidikan di universitas terkemuka yang ada di Riau.
Berbicara prestasi, siswa-siswi SMA IT Al-Husna bahkan juga telah mengharumkan nama sekolahnya di tingkat provinsi bahkan nasional.
Lebih jauh, di samping hafidz Alquran, siswa-siswi SMA IT Al-Husna ini juga Mukim Alquran, yakni tak hanya menghafal Alquran saja, namun juga memahami dengan detail bacaan Alquran dan mampu menjadi imam yang baik dan benar.
"Tidak hanya hafal saja, namun faham dan tahu pasti letak ayat di dalam Alquran beserta halamannya. Ini kelebihan siswa kami," kata Ujang.
SMA IT Al-Husna saat ini menjadi salah satu sekolah IT yang memiliki siswa Mukim Alquran di Riau. Biasanya, mukim ini hanya ada di pondok pesantren.
Ujang Maskal menegaskan bahwa pihaknya menekankan kepada para guru, ustad dan umi yang mengajar agar memberikan yang terbaik untuk peserta didik.
Lantas, apa yang menjadi kunci SMA IT Al-Husna sehingga melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas? Dalam hal ini Ujang Maskal menegaskan bahwa segala sesuatunya di SMA IT Al-Husna berdasarkan pada Alquran.
"Siapapun yang memperdalam, mempelajari dan berbuat berlandaskan Alquran, apapun mimpi dan cita-cita anak didik kita, mudah-mudahan Allah akan memberi kemudahan untuk mencapainya," ujar Marskal Ujang.
SMP IT dan SMA IT Al-Husna juga tak bisa dipisahkan dari kata Camp Alquran. Hal ini dimaksud bahwa sekolah ini tak bisa dipisahkan dari Alquran yang menjadi pedoman bagi umat muslim.
Di tahun 2026 ini, pihak sekolah menargetkan sebanyak 7 siswa-siswinya berangkat ke Timur Tengah untuk melanjutkan pendidikan di sana. Saat ini pihak sekolah tengah melakukan persiapan dan pendampingan yang dilakukan oleh ustadz dan ummi yang mengajar di sekolah tersebut.
"Kita melakukan persiapan dan pendampingan untuk mengikuti seleksinya. Ada 7 peserta didik kelas XII yang berminat, dan kita serius melakukan pembinaan serta melakukan persiapan agar mereka lulus tes." jelas Marskal Ujang lagi.
Keuntungan bagi siswa lulus tes untuk melanjutkan pendidikan ke Timur tengah ini, mereka akan menerima beasiswa pendidikan.
Pihak SMA IT Al-Husna juga terus menanamkan motivasi kepada peserta didik. Ditekankan bahwa ilmu adalah kunci keberhasilan di masa depan. Dengan ilmu, apa yang diinginkan dan dicita-citakan akan mudah dicapai.