kabarmelayu.comPEKANBARU - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas
Muhammadiyah Riau (UMRI) bekerja sama dengan Majelis
Pendidikan Dasar, Menengah, dan
Pendidikan Nonformal (Dikdasmen–PNF)
Muhammadiyah Kota Pekanbaru, serta didukung oleh LPPK, menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Keuangan Sekolah
Muhammadiyah, Senin (22/12/2025).Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, kepala tata usaha, dan bendahara sekolah
Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru. Workshop ini dirancang sebagai forum peningkatan kapasitas pengelola sekolah dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, keuangan, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika organisasi.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah
Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru Dr. Efriandi, M.Si, Dekan FEB UMRI Mizan Asnawi, S.E., M.Ecdev, Wakil Dekan FEB UMRI Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ph.D., Ak., CA., CRMP serta Ketua Majelis Dikdasmen–PNF
Muhammadiyah Kota Pekanbaru Dr. Irwandra, M.A.Ketua Panitia kegiatan, Diki Arisandi, M.Kom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan wujud sinergi strategis antara FEB UMRI dan Dikdasmen–PNF
Muhammadiyah dalam meningkatkan kapasitas pengelola sekolah. Ia menekankan bahwa penguatan tata kelola keuangan perlu diiringi dengan pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan pembiayaan yang inovatif, serta komunikasi organisasi yang efektif.Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Kota Pekanbaru, Dr. Efriandi, M.Si, yang dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi lintas institusi ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan sekolah
Muhammadiyah secara berkelanjutan.Rangkaian materi workshop disampaikan secara bertahap dan saling melengkapi. Dr. Irwandra, M.A. mengawali sesi dengan materi Pengantar Tata Kelola Sekolah
Muhammadiyah, yang membahas prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan sekolah sebagai amal usaha
Muhammadiyah.Materi selanjutnya disampaikan oleh Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ph.D., Ak., CA., CRMP yang mengulas Pengantar Tata Kelola Keuangan Sekolah. Materi ini menekankan pentingnya sistem pengelolaan keuangan yang tertib, sistematis, dan sesuai standar akuntansi guna mendukung pengambilan keputusan manajerial yang bertanggung jawab.Sesi berikutnya diisi oleh Yuslim, S.E., M.M. dengan materi Wakaf untuk Sekolah
Muhammadiyah. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan potensi wakaf produktif sebagai sumber pendanaan alternatif sekolah yang dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.Materi kemudian dilanjutkan dengan topik Digital Branding Sekolah
Muhammadiyah Berbasis Artificial Intelligence yang disampaikan oleh Diki Arisandi, M.Kom. Materi ini membahas strategi pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam membangun citra sekolah, memperluas jangkauan informasi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sekolah
Muhammadiyah.Sebagai materi penutup, Dr. Efriandi, M.Si menyampaikan materi tentang komunikasi dalam berorganisasi. Dalam sesi ini, ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, terbuka, dan beretika dalam membangun kerja sama tim, memperkuat koordinasi antarunit, serta menciptakan iklim organisasi sekolah yang sehat dan produktif.Melalui workshop ini, FEB UMRI bersama Dikdasmen–PNF
Muhammadiyah Pekanbaru berharap para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif, tidak hanya dalam aspek tata kelola keuangan dan teknologi digital, tetapi juga dalam pengelolaan komunikasi organisasi, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu dan keberlanjutan sekolah
Muhammadiyah di Kota Pekanbaru.