kabarmelayu.comKAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 035 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar menggelar peringatan Hari
Guru Nasional (
HGN) dan HUT
PGRI tahun 2025 yang jatuh tanggal 25 November 2025. Sebagai bentuk syukur, pihak sekolah memotong tumpeng.
Kegiatan peringatan HGN dan HUT PGRI Tahun 2025 di UPT SDN 035 Tarai Bangun ini tampak dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan, para murid serta orang tua di sekolah itu. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dilaksanakan di halaman sekolah.
Dalam penyampaiannya, Kepala UPT SDN 035 Tarai Bangun, Evi Yenti, S. Pd menyampaikan, adapun tema HGN dan HUT PGRI tahun ini adalah "Guru Hebat, Indonesia Kuat".
Kepala sekolah menjelaskan, HGN dan HUT PGRI bukanlah sekedar perayaan, namun refleksi bagi semua. Momen HGN adalah sebuah panggilan untuk menghargai dedikasi guru, memperkuat peran mereka dalam pendidikan dan pembangunan bangsa.
"Guru adalah pilar utama pendidikan. Mereka tidak hanya mengajar, tapi juga mendidik dengan hati. Guru menanamkan nilai-nilai karakter, moral dan patriotisme kepada generasi penerus," tutur Evi Yenti.
Tanpa guru, bangsa ini tidak akan memiliki masa depan yang kuat. Kualitas guru akan memancarkan kekuatan negara.
Di era digital saat ini, guru dituntut beradaptasi dengan teknologi dan inovasi pembelajaran. Para guru agar tetap mengobarkan semangat untuk terus belajar.
Pemerintah juga telah menunjukkan komitmen peningkatan kesejahteraan bagi guru. "Oleh karenanya, para guru teruslah berkarya dengan dedikasi. Bangsa ini butuh sentuhan tangan anda," ujar Evi Yenti.
Kepala sekolah berharap para guru agar terus menjadi sumber cahaya, sumber inspirasi yang penuntun generasi ini menuju masa depan bangsa yang cemerlang.
Masih dalam aambutannya, demikian pula halnya dengan para peserta didik, kepala sekolah berpesan agar menghormati guru, patuhi nasehat mereka dan gunakan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
"Belajarlah dengan semangat, raihlah cita-cita kalian. Itu adalah bentuk penghargaan bagi guru," kata kepala sekolah.
Demikian pula untuk orang tua dan masyarakat, Evi Yenti menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dia mengajak untuk memperkuat sinergi demi kemajuan pendidikan nasional.
Dia berharap agar para orang tua memberikan kepercayaan kepada para guru serta saling menghargai dan bersama mencari solusi-solusi atas permasalahan dalam dunia pendidikan.
"Selamat Hari Guru Nasional tahun 2025, Guru Hebat, Indonesia Kuat," tutup Evi Yenti.
Setelah penyampaian sambutan kepala sekolah, para guru selanjutnya secara bersama membacakan Ikrar Guru.
Seperti peringatan HGN dan HUT PGRI tahun sebelumnya, sebagai petugas upacara, semuanya dilaksanakan oleh guru.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan potong tumpeng, sebagai bentuk rasa syukur para guru atas rahmat dan pengharapan agar dunia pendidikan Indonesia semakin baik dan maju.