kabarmelayu.comKAMPAR - Murid UPT SDN 035 Tarai Bangun menarik perhatian saat Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang digelar di sekolah tersebut. Di antara ratusan murid lainnya yang mengenakan pakaian adat dan seragam berbagai profesi, murid tersebut justru mengenakan kostum Tikus Kantor.
Beberapa orang tua dan guru tampak tersenyum melihat murid mereka mengenakan kostum tersebut. Para guru menilai penampilan ini merupakan bentuk semangat anti korupsi dan kejujuran.
Murid yang diketahui bernama Rayhan itu, terlihat mengenakan jas bru dongker serta topeng tikus hitam dengan kumis putih. Kostumnya tampak serasi dengan perpaduan celana dan sepatu hitam sambil memegang sebuah kotak bertuliskan "Uang Rakyat".
Kepala UPT SDN 035 Tarai Bangun, Evi Yenti, S. Pd mengungkapkan, busana dan pakaian yang ditampilkan para murid hari ini tak hanya pakaian adat nusantara saja, namun juga seragam profesi dan pakaian hasil kreativitas anak dan orang tuanya.
"Iya, seragam tikus kantor ini sangat unik dan menarik. Dia Rayhan, murid Kelas VI,: terang Evi Yenti.
Kepala sekolah menyampaikan, kostum ini sangat sejalan dengan kampanye anti korupsi yang selama ini digaungkan pemerintah. Pihak sekolah tentunya sangat mengapresiasi ini, di mana UPT SDN 035 Tarai Bangun juga menerapkan prinsip-prinsip kejujuran di sekolah.
"Kostum ini mengingatkan kita semua, agar selalu jujur dalam setiap perbuatan," tukas Evi Yenti.