kabarmelayu.comKAMPAR - Kepala UPT Sekolah dasar Negeri (
SDN) 019 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Suriady, S. Pd, M. Si, mendukung upaya transformasi digital dalam dunia pendidikan. Beradaptasi dengan kemajuan teknologi harus diikuti oleh setiap satuan pendidikan.
Suriady menyampaikan, di tengah kemajuan teknologi saat ini, setiap orang khususnya lagi pelaku di dunia pendidikan harus mampu memahami dan mengimbanginya, terlebih lagi bagi tenaga pengajar bahkan orang tua siswa dan siswa itu sendiri.
Terakhir, pemerintah melalui Kemendikdasmen tahun ini telah menerapkan E-Ijazah atau ijazah elektronik sejak tahun 2025. Di awal penerapan E-Ijazah, diakui Suriady banyak orang tua yang bingung.
"Karena ijazah anak mereka hanya selembar kertas putih yang diprint oleh pihak sekolah. Namun setelah dijelaskan, orang tua memahami, bahwa ijazah anak saat ini berbentuk digital," ujar Suriady.
Suriady mengakui, dalam pembuatan E-Ijazah ini sebelumnya, pihak sekolah memang harus teliti. Karena sedikit saja kesalahan penulisan, maka pengajuan E-Ijazah akan ditolak sistem.
Keuntungan e-ijazah atau ijazah digital salah satunya peningkatan keamanan dari pemalsuan serta mengurangi risiko kehilangan dokumen.
"Jadi, ijazah anak tidak lagi ditulis tangan, alhamdulillah, lulusan UPT SDN 019 tahun ini seluruhnya sudah memiliki E-Ijazah," ungkap Suriady lagi.
Lagi, Suriady menyatakan bahwa sekolahnya UPT SDN 019 Pandau Jaya siap untuk bertransformasi menuju era digital. Di samping itu, pihak sekolah juga terus mendorong tenaga pendidik untuk meningkatkan pengetahuan di bidang IT.
"Di era digitalisasi ini, jika tidak bisa mengimbangi, maka akan tertinggal," tutur Suriady.