KAMPAR - Program Pembelajaran Mendalam (
PM) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, akan membawa perubahan positif yang besar bagi proses dan hasil pembelajaran. Untuk itu, guru mesti memahami melaksanakan
PM sesuai ketentuannya.
Demikian disampaikan oleh Kepala UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Siak Hulu, Drs. Jasir, M. Pd. Dirinya yakin, bahwa PM akan membawa perubahan terhadap mutu proses dan mutu hasil pembelajaran itu sendiri, dengan catatan jika konsepnya benar-benar difahami oleh para guru dan pendidik.
Adapun kata kunci PM, yaitu melaksanakan proses pembelajaran yang saling memuliakan antara guru dengan murid, yang pada kelanjutannya berpadu dengan prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.
Prinsip berkesadaran yakni siswa melaksanakan pembelajaran dengan penuh perhatian. Prinsip ini bertujuan agar siswa tidak hanya menjadi penerima informasi pasif, tetapi menjadi pembelajar aktif yang memahami tujuan belajar, termotivasi dan mampu mengatur diri sendiri.
Bermakna, yakni dapat menerapkan ilmu yang dipelajari di sekolah dengan kehidupan nyata sehari-hari. Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah di dunia nyata.
Sedangkan prinsip menggembirakan adalah suasana belajar yang positif menyenangkan dan penuh semangat.
Pada proses tersebut, siswa menggunakan semua fasilitas diri, seperti olah fikir, olah rasa, olah hati dan raga yang keseluruhannya terpadu.
"Pada intinya, kita pihak sekolah tentu sangat mendukung, PM akan membawa perubahan positif pada mutu proses dan mutu hasil. Terutama yang berkenaan dengan dengan 8 Dimensi Profil Lulusan," tutur Drs. Jasir.
Drs. Jasir menambahkan, pada materi pelatihan PM, turut pula dibahas tentang menumbuhkan pola fikir guru dari pola fikir tetap menjadi pola fikir yang bertumbuh.
Sehingga itu harapannya terjadi perubahan pola fikir guru, dari yang selama ini pesimis dan tak yakin, menjadi cara berfikir optimis, bertindak dan berbuat untuk memajukan pendidikan.
"Pada prinsipnya, sekolah tentu sangat mendukung pendekatan PM ini. Untuk mempersiapkan generasi mengjadapi masa depan yang kompleks, memahami konsep pembelajaran dan menerapkannya dalam kehidupan nyata,' tutup Drs. Jasir mengakhiri.