KAMPAR - Setelah diluncurkannya program Pembelajaran Mendalam (
PM) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 036 Karya Indah terus berupaya agar pengimplementasian
PM oleh guru terus lebih baik kepada peserta didik.
Para guru di sekolah tersebut terus ditempa untuk lebih mengenal dan memahami PM, baik itu melalui diskusi sesama guru, pelatihan internal sekolah maupun melalui pertemuan lainnya, termasuk komunitas belajar (Kombel).
Kepala UPT SDN 036 Karya Indah, Yunita Epi, S. Pd menyampaikan, seperti yang dilaksanakan hari ini, Sabtu (11/10/2025), usai kegiatan pembelajaran, para guru melaksanakan Kombel dengan materi Gasing (Gampang Asik Menyenangkan).
"Hari ini para guru melaksanakan kombel numerasi dengan materi Gasing. Para guru dibimbing oleh seorang guru yang telah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar sebelumnya. Tujuannya, agar para guru mampu mengimplementasikan PM dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar," jelas Yunita Epi.
Sebagai sesuatu yang baru, PM ini mesti benar-benar difahami oleh para guru. Guru yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya berkewajiban untuk membiaskan ilmu yang telah didapatnya kepada guru lain di UPT SDN 036 Karya Indah.
Yunita Epi berharap para guru di sekolahnya mau terus belajar dan membuka wawasan yang berkaitan dengan PM. Seiring dengan perkembangan zaman, para guru tentunya mesti membuka diri dengan segala perubahan, mengimbanginya dengan terus belajar dan menempa diri.
Kepsek UPT SDN 036 Karya Indah ini menjelaskan, sesuai dengan tiga konsep PM, di antaranya Berkesadaran, Bermakna dan Menggembirakan, setiap pagi sebelum dimulainya pembelajaran, sekolah mencoba untuk menciptakan suasana yang menggembirakan untuk peserta didik.
Dalam hal ini sekolah membuat bagaimana proses belajar menjadi menyenangkan, sehingga siswa memiliki motivasi dan menikmati pembelajaran.
"Sehingga dalam pelaksanaannya, peserta didik tak lagi merasa terbebani untuk belajar, mereka juga menyadari makna apa yang dipelajari dalam kehidupannya sehari-hari," ujar kepala sekolah mengakhiri.