kabarmelayu.comKAMPAR - Kepala UPT
SDN 019 Pandau Jaya, Suriady, S. Pd, M. Si yakin bahwa program Pembelajaran Mendalam (
PM) atau
Deep Learning yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen tahun ini, akan memberi pengaruh besar terhadap dunia pendidikan di tanah air.
Para tenaga pendidik tak bisa lagi menggunakan pola lama seiring berubahnya kurikulum serta perkembangan zaman yang diikuti dengan pesatnya kemajuan teknologi digital.
"Oleh sebab itu, guru dan tenaga pendidik harus bisa mengimbangi kemajuan teknologi ini, harus beradaptasi dan terus belajar meningkatkan kemampuan diri. Tak hanya guru, tetapi juga kepala satuan pendidikan, kepala sekolah," tutur Suriady saat ditemui di ruangannya, Senin (11/8/2025).
Para guru tak bisa mengatakan tidak untuk terus maju. Bagaimanapun, setiap orang harus membuka diri dengan perkembangan zaman dan teknologi digital yang semakin canggih, apalagi bagi yang berprofesi sebagai guru, ada tuntutan menciptakan generasi emas di tahun 2045 mendatang.
"Oleh karena itu, tak ada pilihan bagi para guru. PM ini adalah salah satu upaya menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik, harus bisa diterapkan oleh guru, tak ada tawar menawar," ujar Suriady lagi.
Suriady memahami beberapa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran. Termasuk sumber daya pengajar menjadi salah satu yang paling penting. Sehingga itu, pelatihan-pelatihan serta berbagai webinar bagi guru, menurutnya sangat penting untuk diikuti.
Hal yang paling penting adalah guru mau untuk terus belajar, mau beradaptasi dengan situasi yang terus berkembang. Ini mau tak mau harus dilakukan, jika tidak maka guru akan tertinggal, cita-cita mewujudkan Generasi Emas 2045 pun bisa kandas.
Di UPT SDN 019 Pandau Jaya sendiri hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan pelatihan Pembelajaran Mendalam yang diikuti 30 guru dari 15 sekolah asal kecamatan Tambang dan Siak Hulu. Kepada para guru khususnya guru UPT SDN 019 Pandau Jaya sendiri, Suriady berharap mereka dapat mengikuti pelatihan ini sebaik-baiknya dan mempraktekkan PM serta mengimbaskan ilmunya kepada guru-guru yang lainnya.
Lagi dia mengingatkan, agar para guru rajin mengikuti pelatihan-pelatihan baik secara online/daring maupun offline. Pelatihan ini kata Suriady akan sangat bermanfaatbagimereka.