Selama UNBK, 30 SMP Akan Numpang di SMA

Harijal - Jumat, 20 Januari 2017 10:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/01/a7263f012017_pekanbaru_unbk.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaupos.co
Abdul Jamal

PEKANBARU,kabarmelayu.com - KEMENTERIAN Pendidikan telah memberikan dukungan positif terhadap perluasan sistem UNBK. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengusulkan 30 sekolah tingkat SMP yang bakal melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru, H Abdul Jamal MPd mengatakan bahwa perluasan UNBK perlu terus didorong. Sistem UNBK dinilai Jamal tidak hanya instruksi pemerintah pusat tetapi juga target Disdik Pekanbaru dalam hal perluasan di sekolah yang melaksanakannya.

"Tentang persiapan UN di SMP memang pemerintah pusat menginstruksikan diperbanyak ujian nasional berbasis komputer. Tetapi yang kami lihat di Pekanbaru sekolah yang baru ada empat. Dari pemerintah pusat menginginkan minimal 30 persen dan ada 110 sekolah saat ini. Target saya tahun ini ada 30 sekolah," ujar Jamal kepada wartawan, Kamis (19/1/17) kemarin.

Karena banyak sekolah SMP yang memiliki labor komputer. Jalan satu satunya dengan menumpang ke sekolah tingkat SMA yang telah melaksanakan UNBK. Sampai di sini menurut Jamal tidak ada persoalan karena pihaknya terus mempersiapkan.

"Bagaimana caranya untuk merealisasikan ini. Solusinya yakni menumpang ke sekolah SMA dan SMK yang sudah melaksanakan UNBK. Sudah ada kesepakatan dari kementerian dan dinas pendidikan Provinsi Riau," katanya.

Melihat perkembangannya, Jamal merasa sangat optimis jika target 30 sekolah itu bisa melaksanakan UNBK.

"Otomatis kalau begitu saya melihat di Pekanbaru target 30 sekolah bisa terealisasi. Contoh ujian di sekolah yang terdekat misalnya SMPN 5 numpang di SMAN 1 kan dekat bersebelahan dan SMP 4 di SMK 3," ujarnya.

Saat ini persiapan pelaksanaan UNBK sekolah tingkat SMP terus digesa. Dan data sekolah juga sudah siap diusulkan di tingkat pemerintah pusat.

"Kalau memang itu yang terjadi maka kami terus mendorong terealisasi dan sekarang kami melaksanakan pendataan. Sekolah SMP yang bakal numpang di sekolah SMA yang sudah melaksanakan UNBK," katanya.

Seiring dengan persiapan pelaksanaan UNBK tingkat SMP. Dalam waktu dekat ini Jamal bakal melaksanakan pembicaraan terkait persiapan pelaksanaan UNBK. Undangan pembahasan itu sudah diterima Disdik Pekanbaru dari kementerian.

"Akhir bulan ini saya juga diundang pemerintah pusat untuk membicarakan ini dan melaksanakan rembuk nasional. Jadi Februari tentang persiapan UNBk SMP sudah tuntas," jelasnya.

Sampai kapan sekolah SMP akan numpang melaksanakan UNBK. Jamal telah memperhitungkan hal itu bahwa pihaknya berencana bakal mengadakan pengadaan sarana dan prasarana kelengkapan UNBK di sekolah tingkat SMP secara bertahap.

"Kedepan tentu kami akan berupaya kalau UNBK ini terus diperluas di dalam perencanaan Disdik, maka akan dilakukan pengadaan, umpama yang dibutuhkan adalah komputer dan server. Kalau listrik sudah tidak ada masalah," katanya.

(riaupos.co)

 

Berita Terkait

Pendidikan

Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku

Pendidikan

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan

Pendidikan

Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Pendidikan

Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla

Pendidikan

Luar Biasa! Tim Sepakbola SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara I Tiga Naga Championship Antar SD Se-Riau

Pendidikan

Syarat Beasiswa Pemko Pekanbaru 2027 Tambahkan Indikator Akreditasi Perguruan Tinggi