PEKANBARU, kabarmelayu.com - Hari ketiga Pekan Raya Biologi (PRB) 2017 berlangsung meriah. Para siswa SMP dan SMA peserta Bio Expo School Competition mendapatkan stand selama pekan dari panitia PRB. Di halaman Gedung FKIP Pendidikan Biologi Unri itu, para peserta berlomba-lomba mengajak pengunjung datang dan masuk ke stand mereka masing-masing.
Ada banyak yang mereka pamerkan. Bermacam-macam karya seni berkaitan dengan ilmu biologi dan pengetahuan alam. Seperti biasa, suasana PRB ini diramaikan oleh siswa-siswi SMP dan SMA yang terlibat lomba. Guru-guru dan dosen, stand-stand sponsor, serta mahasiswa ikut membuat suasana tumpah-ruah. Ketua Pelaksana PRB 2017 Rizky Ma’ruf mengatakan tahun ini PRB diikuti sebanyak 1600 peserta dari seluruh Indonesia.
’’Total ada 1600 peserta. Untuk kategori pelajar berasal dari Riau dan Kepulauan Riau, untuk tingkat mahasiswa kami mengundang perwakilan mahasiswa seluruh Indonesia. Lewat acara ini, kami ingin mengambil peran dalam membantu misi pendidikan di Indonesia, yakni mencerdaskan anak bangsa,’’ jelas Rizky Rabu (18/1/17) kemarin.
Ribuan peserta tersebut terbagi ke dalam sejumlah kategori lomba. Diantaranya, untuk tingkat SMP ada Uji Kompetisi Tertulis (UKT), Uji Kompetisi Laboratorium (UKL), Cepat Tepat, Bio Expo School Competition, Mading 3 Dimensi dan melukis.
Sama halnya dengan tingkat SMP, namun perbedaanya di tingkat SMA ada tambahan cabang perlombaan. Ada Lomba Karya Tulis Remaja dan Fotografi Basemoment, namun lomba melukis tidak ada di tingkat SMA. Hal berbeda di PRB tahun ini daripada tahun sebelumnya, acara yang diselenggarakan oleh Himabiologi FKIP Unri ini berhasil mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat mahasiswa dengan diikuti 53 tim dari beberapa universitas di Indonesia. ’’Tim-tim LKTI ini pesertanya ada dari Universitas Bengkulu, Universitas Brawijaya, dan lainnya,” ujarnya.
Universitas Udayana Bali, ITB dan IPB. Untuk LKTI kami mengangkat tema tentang bagaimana upaya pelestarian sungai.
Jadi panitia menyeleksi hingga 5 besar, nah mereka para 5 besar didatangi dari kampus masing-masing ke sini untuk mempresentasikan karyanya,’’ jelas Rizky.
Tidak hanya menguji kemampuan kognitif, acara ini juga mengasah keterampilan dan kreativitas peserta dalam bidang Biologi melalui berbagai cabang lomba. Seperti lomba fotografi, melukis, dan mading tiga dimensi dengan tuntutan unsur seni dan kreatifitas peserta.
(riaupos.co)