PEKANBARU, kabarmelayu.com - Pemerintah akan menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling siap dengan kondisi ini. Riau Pos mengunjungi SMKN 2 Pekanbaru untuk melihat fasilitas penunjang UN generasi Z ini, sebuah generasi UN yang memanfaatkan kekinian teknologi.
Di SMKN 2 UNBK jauh lebih siap. Dari awal digagas hingga tahun 2017 ini, sekolah ini sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Waka Humas SMKN 2 Pekanbaru Benni Gustinai mengatakan, sekolah telah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana untuk mendukung kesuksesan berlangsungnya UNBK ini.
’’Peralatan semuanya sudah siap. Sejak tahun 2014 pertama kali UNBK berlaku, kami direkomendasi dan sukses mengantarkan siswa hingga UNBK dengan menggunakan 300 komputer,’’ sebut Benni, Selasa (17/1).
Tahun ini sebanyak 700 siswa SMKN 2 yang mengikuti UNBK. Benni menyebutkan, saat ini sekolah sedang fokus mempersiapkan Uji Kompetisi Keahlian (UKK) yang berlangsung pada Februari mendatang. Bagi Benni bersama guru lainnya, yang terpenting siswa dapat lulus dengan seimbang sesuai ilmunya, baik ujian dari sekolah maupun ujian nasional.
Untuk mengindari kendala saat UNBK dengan kebutuhan server internet juga listrik memadai, SMKN 2 pun telah memiliki genset pribadi untuk mewaspadai terjadinya pemadaman lampu. Genset tersebut mampu menghidupi seluruh komputer yang ada di sekolah. Laku jika server terhambat, mereka pun memiliki server cadangan.
’’Kami punya server cadangan. Pengalaman sebelumnya server terhambat bukan dari sini, tapi justru dari pusat. Dengan lengkapnya peralatan kami, insyaallah kami sudah siap kembali mengantarkan siswa menghadapi UNBK,’’ jelas Benni.
Untuk memastikan para siswa maksimal saat UNBK, dari awal tahun siswa kelas 12 sudah diberikan terobosan, pelajaran tambahan dan latihan soal-soal try out dari paket A sampai C. Para siswa diminta mempersiapkan diri secara fisik dan mental, kendati jadwal UNBK masih lama.
Sementara, sejumlah siswa yang berhasil ditemui Riau Pos hari itu juga mengaku siap. Saat ini mereka hanya perlu kembali membahas soal agar kisi-kisi semakin melekat di luar kepala.
’’Dipersiapkan semaksimal mungkin. Karena saya memang harus mempersiapkan bukan dari sekarang lagi, tapi dari kemaren-kemaren. Nggak harus grogi, harusnya tenang dan tetap mengikuti alur dan proses. Praktik try out UNBK pun udah dilaksanakan. (end)
Lebih mudah pajai komputer, karena tinggal jawab cepat dan nggak buang-buang waktu," ujar Adi Saputra.(end), siswa kelas 12 Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 1 optimis.
(riaupos.co)