PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kepala
SMAPlusRiau, E
di Sutono mem
bantah adanya
siswa yang lulus tes Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 yang merupakan
titipan dari Plt Kabid
SMA Dis
dik
Riau yang sekarang menjabat Sekretaris Dis
dik
Riau, Arden Simeru.
Bantahan itu disampaikan Edi Sutono menjawab adanya pemberitaan sebuah media online tentang dugaan ada banyak siswatitipan yang diterima di sekolah unggul Riau itu.
"Semua prosedur penerimaan sudah kita laksanakan dengan mekanisme yang sudah ditetapkan," ungkap Edi Sutono menjawab wartawan, Senin (19/5/2025).
Dijelaskannya, siswa yang dinyatakan lulus tahap akhir adalah yang mengikuti semua tes yang dilaksanakan. Meliputi, 1. Tes Akademik, 2. Tes kemampuan Bahasa Inggris, 3. Tes Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris, 4. Wawancara Bidang Umum, 5. Wawancara Pengetahuan Agama.
Sementara tes pendukung meliputi; 1. Tes Fisik, 2. Tes Kesehatan dan 3. Psikotes.
"Adapun Bobot Tes Akademik 60 Persen, Bobot Tes Kemampuan Bahasa Inggris 20 persen, dan Bobot akumulasi wawancara 20 persen," katanya.
Dilanjutkan Edi Sutono, akumulasi hasil tes diatas minimal 70. Dan apabila dari kabupaten/kota tidak tercapai nilai 70 maka diambil nilai yang tertinggi.
Tes pendukung dapat juga menggagalkan tes akademik. Apabila dinyatakan mempunyai riwayat penyakit menular, Hepatitis B atau HIV Aids.
"Hasil Tes pendukung Psikotes juga dapat menggagalkan hasil rangkaian tes apabila terindikasi LGBT," tegasnya.
Akhir dari proses SPMB SMAPlusRiau tahun ini tercatat, pendaftar 1.365 orang, dinyatakan lulus administrasi sebanyak 848 orang, yang nengikuti tes sebanyak 741 orang dan yang dinyatakan lulus tahap akhir 200 orang.
Edi Sutono memastikan bahwa atensi memang ada, "Tapi tetap pihak panitia berpatokan pada hasil tes yang dilakukan," tutupnya.**