Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Fisip Unri Siapkan Kompetisi Intelektual Se- Sumatera

Harijal - Rabu, 11 Januari 2017 09:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/01/0b42be012017_peranpemuda.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
net

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) kembali menggelar kompetisi akademik, FISIP Intelectual Competition (Fition). Program  tahun ketiga ini akan digelar Maret 2017 mendatang. Panitia sudah mempersiapkan secara matang tahun ini dengan mengusung tema Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia Fition 2017 Aqsa Rahardian menjelaskan tahun ini Fition akan diselenggarakan selama lima hari, Sabtu (7/1). Kegiatan berfokus pada mahasiswa-mahasiswi se-Sumatera. Kompetisi yang ditaja oleh FISIP Scintific Club (FSC) Unri  ini sedikit berbeda. Karena turut menghadirkan kompetisi Video Iklan Layanan Masyarakat. Ini belum pernah dilombakan tiga tahun pertama pelaksanaannya.

"Kami masih sama konsepnya sama tahun lalu, cuma persiapannya lebih maksimal fition kali ini. mungkin ketertarikannya bisa dilihat dari tema yang kami angkat Peran Pemuda Menuju Generasi Emas 2045. Tema ini dilatarbelakangi program kerja presiden Jokowi. Jadi bakalan menarik kalau didebatkan pro dan kontranya. Tahun ini juga ada kompetensi Iklan Layanan Masyarakat. Ini yang pertama," kata Aqsa.

Selain itu Lomba Iklan Layanan Masyarakat, acara unggulan Lomba Debat dan Essay juga dibuat lebih menarik. Karena membahas isu terkini yang sedang panas-panasnya. Berbagai kebijakan Presiden. Untuk memaksimalkan acara, panitia telah mempersiapkan kegiatan sejak Oktober 2016 lalu. Hal ini menurut Aqsa, agar persiapan dapat matang hingga hari H. Peserta pun dikenakan kontribusi biaya di masing-masing kategori kompetisi untuk memperlihatkan keseriusan. Rp100 ribu untuk Lomba Debat, Rp50 ribu untuk Lomba Esai dan Rp50 ribu untuk Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat.

Hebatnya dari kompetisi ini, meski membayar, namun peserta akan dapatkan lebih. Setiap peserta, kata Aqsa, akan mendapatkan fasilitas penginapan serta field trip ke Kabupaten Siak.

"Salah satu tujuannya kami ingin aspirasi mahasiswa itu bisa jadi inovasi baru. Contohnya dengan esai, debat dan iklan layanan masyarakat bisa dijadikan tempat yang tepat untuk mereka yang punya pemikiran-pemikiran tersebut," terangnya.

Hadiah yang disuguhkanpun cukup menarik. Masing-masing pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa uang dan tropi dengan kategori juara 1 hingga juara harapan 1.  Kuota peserta saat ini hampir mencukupi, hingga nanti dapat terpenuhi di hari H. Aqsa berharap kompetisi ini dapat memotivasi muda-mudi bertindak lebih produktif sebavai generasi muda penerus bangsa. (riaupos.co)

 

Berita Terkait

Pendidikan

10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur

Pendidikan

Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru

Pendidikan

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Pendidikan

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Pendidikan

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Pendidikan

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura