Peringatan HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024, Momentum Refleksi Diri

Andi - Senin, 25 November 2024 19:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/11/_4228_Peringatan-HUT-PGRI-ke-79-dan-HGN-2024--Momentum-Refleksi-Diri.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ketua MKKS Mawar Serantau Kampar Kiri, M. Hujani, S. Pd, M. Pd.(Foto: Andi)
KAMPAR - Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN ) yang diperingati setiap 25 November, merupakan momentum penting bagi seluruh insan pendidik di Indonesia. Tahun ini, pemerintah menetapkan tema HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024 yakni "Guru Hebat Indonesia Kuat".

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Mawar Serantau Kampar Kiri, M. Hujani, S. Pd, M. Pd mengungkapkan, hari besar para guru yang diperingati setiap tahun ini hendaknya menjadi momentum bagi para guru untuk merefleksi diri agar lebih baik dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Momentum HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024 saat ini, hendaknya juga menjadi momentum meningkatkan tanggung jawab sebagai seorang pendidik.

Sesuai tema HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024 "Guru Hebat Indonesia Kuat", untuk mewujudkan Indonesia Kuat sebut Hujani para guru harus profesional. Yakni guru yang mampu mengimplementasikan semua tupoksinya saat kegiatan belajar mengajar di kelas.

Hal ini berkaitan dengan kualitas dan SDM para guru yang harus terus ditingkatkan seiring dengan perubahan dan tantangan zaman.

"Harus dilakukan perubahan-perubahan. Pertama sekali perubahan cara berfikir serta peningkatan sumber daya manusianya. Seiring perubahan zaman, tantangan ke depan juga alan semakin berat," ujar Hujani.

Selain itu, Hujani yang juga Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu ini melihat masih adanya ketimpangan kesejahteraan guru, khususnya para guru honorer yang umumnya masih belum mendapatkan upah yang layak atau masih di bawah UMR.

Masalah kesejahteraan guru honorer ini tentunya sangat perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

"Sementara para guru honorer ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dengan guru berstatus ASN, baik PNS ataupun guru P3K. Maka sudah selayaknya kesejahteraan mereka diperhatikan," ujar Hujani.

Hujani mengakui, Pemkab Kampar telah memberikan apresiasi kepada para guru honorer ini. Namun sayangnya belum semua honorer di Kampar yang menerimanya karena keterbatasan anggaran. Sementara, pihak sekolah melalui dana BOS juga memiliki keterbatasan.

"Ini yang sangat kita harapkan, pemerintah memberikan solusi atas masalah kesejahteraan guru honorer ini. Tidak ada perbedaan antara guru berstatus honorer, P3K dan PNS dalam tugas dan tanggung jawabnya. Maka sudah seharusnya pula kesejahteraan mereka diperhatikan," tutup Hujani mengakhiri.(Andi)

Editor
: Andi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026

Pendidikan

Polda Riau Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan yang Dilakukan Korporasi Sawit

Pendidikan

Jadi Korban SK Bupati, Guru di Papua Selatan Kirim Surat Terbuka untuk Presiden

Pendidikan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Pendidikan

Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus

Pendidikan

Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau