UPT SDN 019 Pandau Jaya Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024

Andi - Senin, 25 November 2024 12:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/11/_6417_UPT-SDN-019-Pandau-Jaya-Gelar-Upacara-Peringatan-HUT-PGRI-ke-79-dan-HGN-2024.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Peringatan HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024 di UPT SDN 024 Pandau Jaya.(Foto: Andi)
KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Pandau Jaya menggelar upacara peringatan HUTPGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, Senin (25/11/2024). Kegiatan berlangsung di halaman sekolah diikuti seluruh guru dan tata usaha serta seluruh murid di sekolah itu.

Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya, Suriady, S. Pd, M. Si dalam sambutannyapertama sekali menyampaikan ucapan selamat Hari Guru Nasional tahun 2024 kepada seluruh guru di seluruh Nusantara. Hari ini merupakan hari besar para guru yang wajib diperingati oleh seluruh satuan pendidikan.

Adapun tema HUTPGRI dan HGN tahun ini "Guru Hebat Indonesia Kuat" kata Suriady hendaknya menjadi momen bagi para pahlawan tanpa tanda jasa untuk lebih baik lagi ke depan dengan meningkatkan kualitas. Adalah tanggung jawab besar di pundak para guru untuk menciptakan generasi unggul dan berkualitas serta berkarakter untuk masa depan demi Indonesia yang maju.

Diakui Suriady, saat ini banyak tantangan-tantangan yang dihadapi para guru. Salah satunya tantangan dan ancaman akan berurusan dengan hukum. Namun dalam naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang dibacakannya, bahwa guru akan mendapat jaminan dalam mengajar, sehingga tak perlu lagi was-was dan khawatir.

"Karena Mendikdasmen akan membuat MoU dengan kepolisian RI, yang di dalamnya memuat kesepakatan agar masalah-masalah kekerasan dalam pendidikan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan atau restorative justice, sehingga guru tidak menjadi terpidana," tutur Suriady.

Selain itu, Kemendikdasmen juga berusaha menjamin keamanan para guru agar dapat bekerja dengan tenang dan terbebas dari segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan oleh siapapun.

Sebut Suriady,, pihak sekolah dan guru tentunya menyambut sangat baik program yang dilaksanakan Mendikdasmen ini. Dengan terciptanya suasana yang nyaman saat mengajar bagi guru, tentunya kegiatan pembelajaran juga akan lebih baik lagi.

Para peserta didik, diingatkan Suriady juga seharusnya juga agar berlaku baik, tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan.

"Anak-anak sekalian harus berakhlak baik, hormati guru sebagaimana kamu menghormati orang tua. Sebaliknya, para guru juga agar tidak melakukan tindakan kekerasan," tutur Suriady lagi.

Guru, tambah kepsek lagi tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban yang menjadi tugas mulia mencerdaskan dan memajukan bangsa.

Usai pelaksaan upacara, ratusan peserta didik kemudian menghampiri kepala sekolah dan gutunya masing-masing untuk memberikan kado serta bingkisan. Ini menjadi simbol ucapan terima kasih kepada mereka yang telah mendidik dan mengajar para muris selama ini.(Andi)

Editor
: Andi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Pendidikan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Pendidikan

Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus

Pendidikan

Terima Aspirasi DPW NasDem Riau, PWI Dorong Penyelesaian Sesuai Mekanisme Pers

Pendidikan

Penampakan Harimau Sumatera di Duri Field, BBKSDA Riau Sisir Area PHR

Pendidikan

Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau