Ingin Hasil Optimal, UPT SDN 028 Kubang Jaya Laksanakan ANBK 6 Hari

Andi - Kamis, 07 November 2024 10:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/11/_9949_Ingin-Hasil-Optimal--UPT-SDN-028-Kubang-Jaya-Laksanakan-ANBK-6-Hari.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pelaksanaan ANBK 2024 di UPT SDN 028 Kubang Jaya.(Foto: Ist)
KAMPAR - Jika di sekolah lain pada umumnya melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) selama dua hari, berbeda dengan UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 028 Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar. Sekolah ini melaksanakan ANBK selama 6 hari agar mendapat hasil optimal.

Dari 30 peserta ANBK 2024 yang dipilih secara acak oleh kementerian, dalam satu hari UPT SDN 028 Kubang Jaya hanya melaksanakan satu sesi yang diikuti oleh 10 peserta didik. Sedangkan di sekolah lain umumnya diikuti oleh 15 peserta didik, di mana satu harinya dilaksanakan dua sesi, literasi dan numerasi.

Ada alasan tertentu kenapa UPT SDN 028 melakukan pola seperti ini. Salah satunya ingin mendapatkan hasil yang terbaik dan optimal.

"Ya, kami tidak ingin asal melaksanakan ANBK saja, tetapi betul-betul ingin hasil yang optimal. Hasil ANBK yang akan menjadi rapor pendidikan adalah penentuan arah dan kebijakan pengembangan satuan pendidikan terkait satu tahun ke depan," terang Eko Yuniansyah, S. Pd, Kepala UPT ADN 028 Kubang Jaya.

Eko menjelaskan, pada rapor pendidikan ini ada poin-poin mana yang ditekankan dan diperbaiki. Bahkan juga berhubungan dengan penggunaan dana BOS dan perencanaan berbasis data (PBD).

Walaupun bagi pemerintah ANBK untuk pemetaan, namun bagi kepala sekolah tentunya wajib tahu kekurangan dan kelemahan sekolah yang sebenar-benarnya, sehingga pembenahan yang dilakukan tepat sasaran.

Untuk mendapatkan hasil optimal tadi, pihak sekolah sebut Eko tak ingin anak mengisi soal ANBK dipaksakan. Pelaksanaan ANBK pun dilakukan pada pagi ketika anak masih dalam kondisi segar.

ANBK yang diikuti oleh anak, tidak semata-mata mengukur pencapaian akademik, namun juga untuk mengetahui bagaimana kondisi lingkungan belajar yang dirasakan anak.

Demikian juga dengan para guru, Eko selalu berpesan agar mengisi Survey Lingkungan Belajar (Sulingjar) dengan apa yang dirasakan sebenar-benarnya, tidak mengurangi dan tidak pula melebihkan.

"Sehingga hasilnya benar-benar ril, seperti apa kondisi sekolah kita sebenarnya. Kebijakan yang diambil pun nantinya akan tepat sasaran," tutur Eko lagi.

Munculnya wacana Ujian Nasional (UN) akan kembali dilakukan, Eko positif. Namun tentunya harus dibarengi dengan survey kondisi lingkungan sekolah.

Seperti diketahui, pelaksanaan UN pada prinsipnya adalah mengukur keberhasilan pembelajaran hingga kelas akhir. Namun itu saja tidak cukup, tetap harus dibarengi dengan sulingjar.(Andi)

Editor
: Andi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

ANBK 2025 UPT SDN 028 Kubang jaya, Perlu Pengenalan Komputer kepada Anak Sejak Dini

Pendidikan

Dikunjungi Plt Kabid Dikdas, ANBK 2024 di UPT SDN 011 Desa Baru Lancar

Pendidikan

Pelaksanaan ANBK 2024 di UPT SDN 019 Pandau Jaya Berjalan Lancar

Pendidikan

Dikunjungi Kadisdik Riau, ANBK 2024 di UPT SDN 035 Tarai Bangun Berjalan Lancar

Pendidikan

UPT SDN 011 Desa Baru Laksanakan Gladi Bersih ANBK 2024

Pendidikan

UPT SDN 028 Kubang Jaya Gelar Simulasi ANBK