KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (
SDN) 011 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar menggelar kegiatan peringatan
Maulid Nabi
Muhammad SAW 1446 H. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Huda Desa Baru, Sabtu (21/9/2024).
Pada kegiatan tersebut, ratusan siswa UPT SDN 011 desa Baru tampak antusias dan bersemangat mendengarkan ceramah dari Ustad Abu Naim, SE yang memberikan penyampaian dengan bahasa yang mudah diterima oleh anak.
Al Ustad memaparkan bagaimana kehidupan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya. Bahwa rasulullah telah memberikan contoh teladan dengan akhlak dan perilaku mulia, sehingga dia disayangi dan disegani oleh semua orang.
Peringatan maulid nabi atau hari kelahiran nabi Muhammad ini agar dijadikan momen untuk menjadi lebih baik oleh anak-anak. Apa yang telah dicontohkan nabi hendaknya diikuti dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Jika kita meniru, meneladani dan menerapkan apa yang dilakukan oleh rasulullah, insyaa allah kita akan bahagia dunia dan akhirat," tutur Ustad Abu Naim di hadapan ratusan murid UPT SDN 011 Desa Baru.
Ustad mengingatkan juga, bahwa nabi Muhammad telah mencontohkan bagaimana bergaul dengan teman. Yakni menyayangi dan memperlakukan teman dengan baik. Selain itu juga bagaimana seorang anak bersikap dengan orang yang lebih tua, terutama lagi kepada orang tua di rumah dan juga guru.
Kegiatan peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Huda yang diikuti seluruh murid muslim tersebut juga diisi dengan tanya jawab yang membuat para peserta didik muslim UPT SDN 011 Desa Baru termotivasi.
Senada, kepala UPT SDN 011 Desa Baru, Salim, S. Pd menyampaikan, pada momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini, hendaknya anak-anak didiknya dapat lebih mengenal Muhammad SAW lebih dalam, serta mencintai rasulullah.
Dengan tumbuhnya rasa cinta kepada rasulullah, anak-anak tentunya akan meneladani apa-apa yang diperbuat dan dicontohkan rasulullah semasa hidupnya. Termasuk menjalankan sunnah-sunnah.
Dengan diperkenalkannya rasulullah Muhammad SAW sejak dini kepada anak, tentunya akan terbawa hingga anak dewasa nanti.
"Jika tidak dikenalkan, tentunya anak-anak tidak tahu bagaimana akhlak mulia yang telah dicontohkan nabi. Juga menjadi tanggung jawab kita sebagai umat muslim untuk mengenalkan dan menanamkan akhlak mulia kepada anak, sebagaimana yang dicontohkan rasulullah tadi," tambah Salim lagi.
Pada kegiatan hari ini, Salim menjelaskan tidak hanya para murid muslim saja yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Namun juga murid-murid non muslim, umat protestan dan katholik.
Jika murid muslim melaksanakan kegiatan maulid nabi di Masjid Al-Huda, maka murid non muslim protestan dan Kkatholik melaksanakan kegiatan keagamaan di sekolah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.
"Jadi yang non muslim juga ada kegiatan keagamaan, itu kita serahkan kepada guru sesuai di bidangnya masing-masing," kata Salim mengakhiri.(Andi)