KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (
SDN) 028 Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, hari ini menggelar peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, Sabtu (21/9/2024) pagi. Kegiatan diisi dengan tausyiyah oleh penceramah kondang, Ustad Mulia Siregar, M. Pd.
Dihadiri seluruh murid UPT SDN 028 Kibang Jaya, Istad Mulia Siregar menyampaikan ceramah dengan bahasa yang midah difahami oleh para murid. Dijelaskan ustad, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan hari lahirnya rasulullah. Hari kelahiran rasulullah merupakan hari istimewa bagi umat Islam.
Ada beberapa peristiwa penting saat nabi Muhammad lahir ke dunia. Salah satunya padamnya api yang disembah oleh kaum Majusi. Api yang telah menyala selama ribuan tahun ini tiba-tiba padam dan sangat mengejutkan orang Majusi.
Selain itu, peristiwa lainnya pasukan gajah yang dipimpin oleh raja Abrahah yang berusaha menyerang Mekah untuk menghancurkan kabah, tiba-tiba dihadang oleh pasukan Allah burung ababil yang menjatuhkan batu panas.
Peristiwa tersebut kata Ustad Mulia merupakan tanda-tanda pertolongan Allah saat kelahiran nabi Muhammad SAW.
Dipaparkan Ustad, kehidupan nabi Muhammad penuh suka duka. Nabi Muhammad telah memberikan contoh baik yang menjadi tauladan umat Islam di seluruh dunia.
"Jika ingim sukses, anak-anak harus menjalankan sunnah dan meneladani rasulullah dan mencintai nabi Muhammad," ujar Ustad.
Mencintai nabi Muhammad ini ditandai dengan memperbanyak membaca shalawat. Insyaa Allah akan dipertemukan dengannya di surga. Salah aatu sunnah yang bisa ditiru adalah membaca doa sebelum melaksanakan setiap kegiatan.
Ustad Mulia Siregar yang mengenakan sorban palestina juga turut memberikan motivasi agar anak-anak juga mencintai Palestina.
Bukan tanpa alasan, Palestina merupakan negeri tempat lahirnya para nabi Allah yang saat ini tengah dizolimi dan digempur habis-habisan oleh Israeldansekutunya. Sehingga sebgaai muslim, sudah sewajibnya membela Palestina.
Senada itu, usai kegiatan Maulid, Kepala UPT SDN 028 Kubang Jaya, Eko Yuniansyah, S. Pd menyampaikan, dirinya ingin sejak awal anak-anak mencontoh akhlak mulia nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Jika sejak dini anak-anak sudah menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebgai tauladan, maka ke depannya hal itu akan tertanam pada diri anak tersebut hingga dewasa.
"Terutama sekali yakni bagaimana adab kepada orang tua di rumah sertra kepada orang yang lebih tua. Tak hanya di rumah, tetapi juga di sekolah, di mana guru merupakan orang tua di sekolah," kata Eko Yuniansyah.
Tak hanya itu, ada banyak hal yang harus diteladani dari Rasulullah. Termasuk cara belajar, etika dan akhlak.
"Yang paling penting itu, hormat kepada orang tua jangan sampai hilang," tutur Eko lagi.
Ditekankan EKo, dengan adanya kegiatan peringatan maulid nabi saatini, hendaknya menjadi suatu pencerahan dan motivasi untuk terus meneladani apa-apa yang telah dicontohkan nabi Muhammad SAW.(Andi)