KAMPAR - Hingga tahun ketiga pelaksanaan Asesmen Nasional berbasis Komputer (ANBK) yang dilaksanakan tahun 2023 lalu, kualitas satuan pendidikan UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (
SMPN) 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar terus membaik dan mengalami peningkatan. Terakhir, dari sebanyak 6 kriteria penilaian, hanya satu yang masih berada pada indikator kuning, selebihnya menunjukkan indikator hijau.
"Alhamdulillah, setelah melaksanakan ANBK untuk ketigakalinya, rapor pendidikan sekolah kita terus membaik. Dari hasil di tahun pertama masih terdapat indikator merah, kini berangsur menjadi hijau. Terakhir, rapor pendidikan kita hanya tersisa satu yang masih kuning, selebihnya sudah hijau," papar Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu, M. Hujani, S. Pd, M. Pd, Senin (9/9/2024).
Disebutkan, untuk rapor pendidikan sendiri terdiri dari tiga indikator, yakni Hijau (baik), kuning (perlu perbaikan) dan dan merah (buruk atau di bawa kompetensi). UPT SMPN 4 Siak Hulu sendiri di rapor pendidikan hasil ANBK 2023 lalu sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.
Dijelaskan Hujani, ANBK ini berkaitan dengan mutu satuan pendidikan. Jika ada indikator yang menunjukkan merah, artinya masih ada masalah urgen yang perlu ditindaklanjuti untuk diperbaiki segera. Sedangkan kuning, artinya perlu peningkatan. Sedangkan indikator hijau artinya baik dan perlu dipertahankan juga ditingkatkan.
Ada tiga pihak yang berperan dalam ANBK, yakni peserta didik, guru dan kepala sekolah. Untuk peserta didik yang mengikuti ANBK yakni sebanyak 45 siswa kelas VIII ditambah 5 cadangan. Nama-nama pesreta didik yang mengikuti ANBK ini merupakan sampel yang dipilih secara acak oleh Kemendikbusristek berdasarkan data Dapodik.
Sedangkan ANBK untuk guru yakni semua yang terdaftar di Dapodik, termasuk kepala sekolah.
Lebih jauh, dari rapor pendidikan ini akan ditindaklanjuti dengan PBD (Perencanaan Berbasis Data). PBD juga berkaitan dengan penggunaan dana BOS.
"Jika misalnya literasi dan numerasi menunjukkan indikator merah, kepala sekolah dan guru nantinya kan membedah dan menganalisis sumber masalahnya. Nantinya pada rapor pendidikan akan ada skala prioritas yang direkomendasikan Kemendikbudristek untuk diutamakan guna ditindaklanjuti," terang Hujani.
Perbaikan dan pembenahan tadi nantinya akan dianggarkan menggunakan dana BOS. Misalnya, setelah dilakukan analisis data, ternyata masalah pada literasi adalah kurangnya kemampuan guru, maka akan dianggarkan dalam ARKAS (Apilkasi Rencana Kegiatan Sekolah) berupa peningkatan kemampuan guru, baik itu melalui pelatihan-pelatihan, workshop, IHT dan sebagainya.
ANBK di UPT SMPN 4 Siak Hulu sendiri pada tahun 2024 ini akan dilaksanakan pada Rabu, 11 September mendatang. UPT SMPN 4 Siak Hulu berada di gelombang kedua pelaksanaan ANBK tingkat SMP di Kabupaten Kampar.
UPT SMPN 4 Siak Hulu melaksanakan ANBK secara mandiri. Di mana perangkat multimedia berupa chroome book serta jaringan internet yang mendukung.
Terkait dengan pelaksanaan ANBK 2024 ini, UPT SMPN 4 Siak Hulu ssenndiri telah melakukan pembenahan-pembenahan berdasarkan hasil rapor pendidikan sebelumnya.
"tentunya kita ingin rapor pendidikan kita ke depan lebih baik. Indikator hijau bisa dipertahankan bahkan bisa lebih baik, dan satu indikator kuning yang ada bisa menjadi hijau," tutup Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu ini mengakhiri.(Andi)