KAMPAR - Seiring berjalannya waktu, selama tiga tahun pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan Kurikulum Merdeka, pihak UPT
SDN 011 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar terus melakukan penyempurnaan.
Kepala UPT SDN 011 Desa Baru, Salim, S. Pd menjelaskan, upaya penyempurnaan penerapan Kurikulum Merdeka tersebut salah satunya dengan meningkatkan kompetensi dan kemampuan para guru tenaga pendidik melalui pelatihan-pelatihan.
"Peningkatan kompetensi guru ini salah satu prioritas melalui pelatihan-pelatihan. Baik internal sekolah maupun pelatihan yang dilaksanakan di luar sekolah," kata kepala sekolah.
Dia mengakui, di awal penerapan Kurikulum Merdeka, para guru memang merasa berbeda, khususnya dalam hal administrasi. Dengan adanya pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi, kini para guru sudah terbiasa dan lancar.
Pelatihan-pelatihan terkait kurikulum merdeka ini, sebut Salim sangat dibutuhkan. Di mana pelatihan tersebut diisi oleh narasumber para guru yang berkompeten, yakni para guru yang sudah berprediket guru penggerak.
Di UPT SDN 011 Desa Baru sendiri, ada dua guru penggerak yang bisa berbagi ilmu dengan guru-guru lain. Yakni Sastra Inggris Napitupulu, S. Pd dan Betty Fatma Rehy, S. Pd.
UPT SDN 011 Desa Baru juga bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya dua guru penggerak yang menggerakkan komunitas belajar (kombel) sekolah dan bisa berbagi ilmu dengan guru-guru lainnya.
"Perlu kerja keras untuk itu. Kelompok belajar UPT SDN 011 Desa Baru rutin satu kali dalam sebulan melakukan pelatihan kurikulum merdeka," tutur Salim.
"Ibarat kata pepatah, lancar kaji karena diulang. Seperti itu juga pelatihan-pelatihan yang diikuti para guru, agar mereka lebih cakap lagi dalam mengajar," tambah kepala sekolah mengakhiri.