PEKANBARU, kabarmelayu.com - Jumlah sekolah yang akan menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Ujian Nasional (UN) pada 2017 mendatang, akan bertambah tiga kali lipat. Dari sekitar 4 ribuan sekolah pada 2016, tahun depan Mendikbud RI mendata sekitar 12 ribu sekolah sebagai pelaksana. Tindaklanjutnya, sekolah di daerah diminta mengajukan usulan kepada Disdik kabupaten/kota.
Dengan catatan, usulan tersebut jika sekolah dimaksud memenuhi persyaratan sebagai pelaksana UNBK. Salah satu syaratnya berdasarkan hasil pertemuan Kemendikbud RI bersama seluruh Kepala Disdikbud se-provinsi di Indonesia, adalah kesiapan sarana prasarana.
‘’Minimal memiliki sekitar 20 komputer dengan jaringan dan daya memadai. Sekolah bisa mengusulkan atas kesiapannya sebagai pelaksana UNBK,” papar Kepala Disdikbud Riau Dr Kamsol kepada wartawan, baru-baru ini.
Karenanya ketika disinggung jumlah sekolah pelaksana UNBK di Provinsi Riau, Kamsol mengaku sekarang pihaknya masih mereka secara keseluruhan. Karena untuk sekolah yang mengusulkan ke dinas terkait, akan lebih mudah terdata.
Namun ada juga kebijakan dari Kemendikbud agar pelaksanaan ujian bisa digabung dengan melihat jarak untuk menambah peserta UNBK di seluruh Provinsi.
‘’Apakah bisa digabung di sekolah-sekolah tersebut. Akan dihitung jumlah siswa, jumlah jam dan gilirannya. Penggabungan ini memang butuh persiapan matang,” papar Kamsol.
(riaupos.co)