Lintas Sektoral Teken Pakta Integritas PPDB Daring, Ada Kecurangan, Lapor!

Redaksi - Rabu, 19 Juni 2024 13:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/06/_8164_Lintas-Sektoral-Teken-Pakta-Integritas-PPDB-Daring--Ada-Kecurangan--Lapor-.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pj Gubernur Riau SF Hariyanto usai menandatangani pakta integritas PPDB Daring.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto bersama sejumlah pihak yang mewakili lintas sektoral di Provinsi Riau, melakukan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online atau daring,. Penandatanganan berlangsung di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (19/6/2024).

Penandatangan Pakta Integritas pelaksanaan PPDB Daring ini mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, bahwa pelaksanaan PPBD tahun 2024 dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, jujur, adil dan bertanggung jawab.

"Jadi, semuanya sudah jelas semuanya ya. Kalau masih ada yang melanggar, kami tidak tahu lagi harus bagaimana. Dengan pakta integritas ini kami buktikan bahwa tidak ada yang bermain-main dengan proses PPDB Online," tegas SF Hariyanto.

Komitmen ini bukan seremonial belaka, melainkan langkah konkret dan diikuti oleh seluruh pihak. Tujuannya tak lain menciptakan PPDB Daring yang lebih baik dari sebelumnya.

"Tadi semua sudah sepakat teken pakta integritas, itu ada dari kepolisian, kejaksaan, LSM, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainnya. Artinya dengan ditekennya pakta integritas ini, diharapkan tidak ada lagi yang bermain curang, main belakang, pungli dan uang. Kalau ada yang melakukan silahkan laporkan," tegasnya lagi.

Pj Gubernur menyatakan bahwa setiap anak yang merupakan peserta didik berhak untuk mendapat kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan berkualitas.

"Jadi semua anak punya harapan dan kesempatan yang sama untuk mendapat pendidikan yang layak," sebutnya.

Dia tak menampik adanya berbagai potensi kecurangan yang muncul saat penerimaan peserta didik baru. Karena potensi itu harus diantisipasi dengan adanya pakta integritas.

Sebelumnya, Pj Gubernur sempat menerima laporan ada orang tua yang mengukur jarak dari sekolah ke rumahnya yang cuma 500 meter. Tapi anaknya tak diterima di sekolah tersebut.

Pj Gubernur berharap perhatian seluruh orang tua peserta didik yang tidak memaksakan anaknya masuk di satu sekolah. Padahal zonasi tidak memenuhi syarat.

"Kami juga minta pengertian orang tua peserta didik. Kadang ada juga alamat di Kulim, namun ingin anaknya masuk di SMAN 1 atau SMAN 8 agar gengsi dan sebagainya," kata dia lagi.

Melalui pakta integritas ini hendaknya dapat memperbaiki sistem PPDB Daring dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.(mer)

Editor
: Andi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Jajaran Lapas Pasir Pengaraian Ikuti Pengarahan Virtual Dirjenpas

Pendidikan

Laksanakan PJJ, UPT SDN 019 Pandau Jaya Minta Orang Tua Awasi Anak

Pendidikan

Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring

Pendidikan

Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari

Pendidikan

Akibat Asap Karhutla, Hari Ini Siswa Pekanbaru Laksanakan Pembelajaran dari Rumah

Pendidikan

Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB