Fisip UUM KWJ Malang: Mari Isi Hari Libur Kita dengan Lomba Mewarnai

Harijal - Minggu, 25 Desember 2016 15:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/5eeb11122016_mariisilibuan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
gonews.com
Mahasiswa Sosiologi- Fisip-Universitas Muhammadiyah Malang menggelar lomba mewarnai tas blacu di kampung Warna Warni Jodipan, tepatnya di Rt 07, Malang pada hari Minggu (25/12/2016).

MALANG- Mahasiswa Sosiologi- Fisip-Universitas Muhammadiyah Malang menggelar lomba mewarnai tas blacu di kampung Warna Warni Jodipan, tepatnya di Rt 07, Malang pada hari Minggu (25/12/2016).

Lomba mewarnai tas blacu ini turut mengundang ketua-ketua RT mulai dari RT 06, RT 07, dan RT 09 serta tokoh pemuda, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dan ketua RW Jodipan yang sekaligus membuka acara tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00-12.00 wib ini,terlihat warga sangat antusias. Dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti lomba sekitar 100 orang mulai dari anak-anak dan ibu-ibu baik itu sebagai peserta lomba maupun yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini menurut ketua Pelaksana, adalah untuk meningkatkan kreatifitas dari masyarakat setempat, dengan jumlah tas blacu yang di warnai sebanyak 50 unit itu, nantinya bisa dijual kepada setiap pengunjung yang datang di kampung wisata warna-warni sehingga tas blacu bisa memiliki nilai ekonomi.

Ketua pelaksana Ibnu Wahab Naqib biasa di sapa Ibnu dalam sambutanya menegaskan, bahwa kegiatan lomba mewarnai tas yang bertemakan "Bersama- sama Mewujudkan Kreatifitas Masyarakat Jodipan" ini, bukan hanya sebatas mewarnai tas saja, harapanya dari tas blacu tersebut bisa di kembangkan oleh masyarakat setempat dan bisa menjadi satu ciri khas yang dapat menghasilkan nilai ekonomi demi menunjang penghasilan pengelolaan kampung wisata KWJ.

"Dalam acara ini juga kami mengundang salah satu komunitas yang ada di kota Malang yaitu komunitas tabrak warna yang turut mensupport serta memberikan materinya tentang cara-cara mewarnai yang baik dan benar serta memiliki nilai estetika dari apa yang kita warnai," ujarnya

Materi itu di sampaikan sebelum lombanya berlangsung. Acara penggelaran mewarnai tas blacu inipun berakhir dengan pembacaan hasil pemenang terbaik dalam lomba mewarnai yang di bagi dari tingkat anak-anak dan ibu-ibu.

Perlu di ketahui juga bahwa pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk pengaplikasian melalui salah satu mata kuliah Partisipasi Action Riset (PAR) yang menuntut mahasiswa sosiologi untuk turun ke lapangan dengan melakukan pendampingan serta sosial mapping dengan melihat kondisi sosio cultural suatu masyarakat tertentu untuk bisa di berdayakan. ***    

 

 

(gonews.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah

Pendidikan

Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka

Pendidikan

Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias

Pendidikan

Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri

Pendidikan

Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

Pendidikan

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar