PEKANBARU - Masih belum dicairkannya dana sertifikasi guru triwulan ke empat membuat ribuan guru cemas. Bahkan, beberapa guru ada yang bertanya alasan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menahan dana sertifikasi guru. Berkembang informasi, belum dicairkannya dana sertifikasi guru karena anggaran dari Pemerintah Pusat masih belum ditransfer ke Kas Pemerintah Kota Pekanbaru.
Menanggapi masih belum dicairkannya dana sertifikasi guru triwulan ke empat, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, HM Noer MBS menegaskan Pemko Pekanbaru tetap akan mencairkan dana sertifikasi guru triwulan ke empat. Hanya saja, seluruh guru yang menerima dana sertifikasi diminta untuk bersabar.
“Yang namanya hak, tetap akan kita cairkan dan bayarkan kepada guru. Ini hanya masalah waktu saja, karena belum lama ini kan dana sertifikasi guru triwulan ke tiga baru dibayarkan,” kata M Noer, Kamis (22/12/16).
Ditambahkan mantan Asisten I Setdako Pekanbaru, anggaran dana sertifikasi guru memang berasal dari Pemerintah Pusat, namun mekanismenya tetap melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru. “Besar kecilnya anggaran itu kan tetap melalui APBD. Jadi, pembayaran dana sertifikasi guru tetap menjadi prioritas Pemko Pekanbaru,” ujarnya.
Saat disinggung bahwa anggaran dana sertifikasi bagi guru digunakan Pemko Pekanbaru untuk membayarkan hutang-hutang Pemko Pekanbaru, M Noer dengan tegas mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.
“Sekali lagi saya tegaskan, ini hanya persoalan waktu saja. Berfikir positif sajalah. Kita akan tetap bayarkan, tapi saya minta seluruh guru bersabar,” tuturnya.
(riauterkini.com)