UPT SMPN 4 Siak Hulu Laksanakan Sumatif Akhir Kelas IX 2024

Harijal - Selasa, 07 Mei 2024 14:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/05/f19e3c052024_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, hari ini, Senin (6/5/2024) melaksanakan ujian sumatif akhir siswa Kelas IX. Dengan pembelajaran yang sudah dilaksanakan maksimal selama ini, diharap hasil sumatif juga memuaskan.

Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu, M. Hujani, S. Pd, M. Pd menyampaikan, dari sisi akademik, diharapkan anak-anak mendapat nilai yang bagus. Dengan begitu tentunya akan memberikan gambaran keberhasilan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran.

Namun jika hasil yang didapat nanti dirasa kurang maksimal, ini akan menjadi evaluasi bagi pihak sekolah agar dapat dibenahi ke depannya.

"Harapan kita, anak-anak bisa mengerjakan soal dengan baik dan lulus semua serta mendapat nilai yang maksimal dan bisa diterima di sekolah yang mereka harapkan," ujar Hujani.

Meski siswa kelas IX saat ini masih melaksanakan Kurikulum 2013 (K13), namun proses penilaian menyesuaikan dengan Kurikulum Merdeka.

"Untuk soal sumatif juga disusun oleh pihak sekolah bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MKKS Mawar Serantau Kampar Kiri," terang M. Hujani.

UPT SMPN 4 Siak Hulu, merupakan satu dari dua sekolah penggerak di Siak Hulu. SMPN 4 Siak Hulu pada Hardiknas 2024 lalu kembali menambah koleksi sertifikat penghargaan. Kali ini penghargaab liar biasa tersebut dari Bupati Kampar, yakni penghargaan sebagai pelaksana sekolah penggerak.

Untuk diketahui, di Kabupaten Kampar ada 7 SMP yang berstatus sekolah penggerak. Sekolah berstatus penggerak ini memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh kepada sekolah-sekolah lain.

"Yang paling penting bagi kami sebagai sekolah penggerak adalah selalu berusaha memaksimalkan diri untuk meningkatkan mutu pendidikan," tutup M. Hujani mengakhiri.**

Berita Terkait

Pendidikan

100 Anak Ikuti Sunat Massal di RS Syafira Pekanbaru ‎

Pendidikan

Ijazah Palsu, PWI Riau Cabut Keanggotaan Dahari

Pendidikan

Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda

Pendidikan

Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau

Pendidikan

Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing

Pendidikan

Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"