DURI, kabarmelayu.com - Pengembangan kewirausahaan sekolah merupakan trend baru yang mendukung pengembangan satuan pendidikan di berbagai tingkatan. SMAN 3 Mandau salah satu sekolah contoh untuk wilayah Kabupaten Bengkalis dan merupakan bagian dari 5 sekolah contoh yang ada di Provinsi Riau sukses menjalankannya.
Tepat diakhir semester ganjil, Kamis (22/12/2016) di halaman SMAN 3 Mandau ini dilaksanakan bazar dan pameran produk kewirausahaan. Berbagai makan dan minuman serta barang-barang hasil karya siswa kelas 10, dijual kepada undangan serta tamu yang datang.
" SMAN 3 Mandau merupakan sekolah berbasis kewirausahaan pada Agustus lalu. Pembinaan kepada siswa khususnya kelas 10 mulai dilakukan. Masing-masing kelompok akan diberi modal awal oleh sekolah sebesar Rp1,5 juta. Ada kelompok yang memilih bidang pengolahan makanan dan ada juga yang keterampilan dari bahan daur ulang, misalnya gantungan kunci, tempat tisu dan masih banyak karya lainnya," kata Aslim, S.Pd, M.Pd, ketua Panitia kepada wartawan.
Beberapa keberhasilan sekolah dalam menanamkan semangat dan jiwa wirausaha pada siswa layaknya yang dimiliki oleh pengusaha diantaranya adalah bisa menampilan produk di Jakarta pada pertengahan November lalu. Selain itu juga beberapa produk makanan juga sudah mengisi sejumlah swalayan.
"Kalau yang tampil ke Jakarta itu adalah hasil kreatif siswa yang sudah bersaing dipasaran. Tas berbahan kain perca levis, keset kaki dan makanan kering adalah beberapa karya siswa yang juga kita bawa saat pameran di Jakarta kemarin," kata Aslim.
Aslim yakin dan optimis, kewirausahaan ini nantinya bisa membantu siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi untuk membuka suatu usaha atau lapangan kerja. "Jadi 50 kelompok dari 10 rombel ini diharapkan benar-benar bisa menciptakan karya yang kreatif dan dilirik oleh pihak luar sekolah," imbuhnya.
Selain itu juga, hasil yang diharapkan adalah adanya upaya aktualisasi jiwa dan semangat kewirausahaan dalam sikap dan perilaku kepala sekolah bersama warga sekolah. Dengan demikian, berkembang good practice kewirausahaan sekolah dan tata kelola sekolah yang baik (good school governance) bernuansa kewirausahaan.
Selain bazar dan pameran produk kewirausahaan itu juga ada pameran otomotif dari siswa SMAN 3 Mandau serta pentas seni yang akan berlangsung hingga Jumat (23/12/2016).
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Mandau, Syahweni Fitri mengatakan pendidikan khusus yang bermuatan kewirausahaan bagi para calon/kepala sekolah diperlukan agar nantinya mereka dapat lebih kreatif dan inovatif memanfaatkan sumber daya dan aset yang dimiliki dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan warga sekolah yang dipimpinnya.
"Sentuhan kreativitas dan inovasi dalam berbagai bidang pendidikan kewirausahaan seperti kurikulum, sarana dan prasarana, pola pendidikan kepada anak didik, dan sebagainya tidak akan banyak manfaatnya tanpa kemampuan wirausaha yang memadai dari para pengelolanya. Kepala sekolah harus bisa mempersiapkan 'sekolah mandiri' yang menjadi roh dari otonomi sekolah," katanya sedikit menanggapi.
(goriau.com)