BENGKALIS, kabarmelayu.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan dengan pengendalian dan pengembangan program studi di lingkungan STAIN Bengkalis, Selasa (20/12/2016).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Twin, Jalan Ahmad Yani, Bengkalis selama dua hari.. Pelatihan ini dimaksudkan agar mahasiswa mendapat bekal untuk mempersiapkan cikal bakal usaha/bisnis mereka ke depan di tengah persaingan usaha dan bisnis yang masuk dari negara luar Indonesia
Ketua Panitia Pelaksana Ade Indra Suhara dalam sambutannya mengatakan bahwa ide sekecil apapun jangan dianggap remeh karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dia mengimbau untuk belajar dari perusahaan besar, seperti Google, Amazon, Facebook, dan yang lainnya, yang bisnisnya bermula dari sebuah ide kecil yang lahir dari pendirinya.
“Sekecil apapun usaha, kita menjadi bosnya. Akan tetapi, setinggi apapun jabatan kita, kita tetap saja menjadi kuli,” kata Ade.
Dikatakan Ade, bisnis dimulai dari sebuah ide, kreativitas, ilmu (soft skill), dan kemauan untuk memulai. Ade mengambarkan, “Bambu tidak akan berubah menjadi tusuk gigi bila dilihat saja. Ikan tidak akan menjadi sarden jika dilihat saja. "Ingat, semua itu tidak akan begitu saja berubah tanpa ide, kreativitas, ilmu, dan kemauan untuk memulai," pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang narasumber, yaitu Syamsuddin dari Pusat Pengajaran dan Pengembangan Masyarakat mengatakan peluang bisnis sangatlah banyak asal memiliki ketekunan dan kegigihan untuk menjalaninya.
Dia mencontohkan, dari hantaran belanja, setiap orang nikah meski akan melakukan hantaran belanja dan ini merupakan bisnis atau usaha yang cukup menjanjikan. Selain itu, kata dia, juga bisa merangkai bunga dan lain sebagainya
“Menurut BPS, jumlah lulusan sarjana hampir mencapai 700 ribuan, sedangkan jumlah lapangan pekerjaan hanya berkisar 100 ribuan. Untuk itu, lulusan STAIN harus siap memiliki ide untuk membuka peluang usaha, dan saya yakin lulusan STAIN Bengkalis bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan ke internasional,” tandasnya.
(riaupos.co)