Wisuda Sarjana ke-XIX, Bupati: STAI Hubbul Wathan Duri Harus Siap Hadapi MEA

Harijal - Sabtu, 17 Desember 2016 16:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/18eb3f122016_wisudasarjana.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
humas bengkalis
Wisuda Sarjana ke-XIX, Bupati: STAI Hubbul Wathan Duri Harus Siap Hadapi MEA

DURI, kabarmelayu.com - Lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan Duri, harus siap dan optimis menghadapi persaingan global, khususnya pemberlakukan masyarakat ekonomi Asean (MEA).

“Buktikan bahwa setiap lulusan STAI Hubbul Wathan Duri, memang yang terbaik di antara yang terbaik, dibandingkan para pencari kerja lainnya. Manfaatkan setiap peluang yang ada tersebut dengan sebaik-baiknya,” ungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat menghadiri acara Wisuda Sarjana ke-XIX Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan Duri, Sabtu (17/12/2016).

Dikatan Amril, dalam menghadapi kehidupan yang serba kompleks dan persaingan yang semakin ketat, sebagai orang yang telah dibekali berbagai disiplin ilmu, setiap sarjana juga harus mampu mengimplementasikannya dengan sebaik-baiknya. Karena merupakan sebuah keniscayaan, kompleksitas kehidupan di tengah masyarakat, harus senantiasa disikapi dengan optimis dan ilmu tersebut

“Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh, jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang yang tidak pernah mencoba melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua,” ungkap Amril Mukminin mengutip kata ulama besar Indonesia, Buya Hamka.

Amril berharap, lulusan wisuda ke-XIX ini tidak berada pada zona aman dengan target utama untuk menjadi pencari kerja. Lebih-lebih keinginan itu terfokus menjadi pegawai di pemerintahan. Sebab saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium penerimaan aparatur sipil negara. Begitu pula di perusahaan swasta dimana sebagian melakukan pengurangan tenaga kerja akibat melesuhnya ekonomi nasional dan dunia.

berkaitan dengan realitas dimaksud, seluruh sarjana yang diwisuda hari ini, juga harus menghijrahkan pola pikir demikian kepada tekad untuk menciptakan lapangan kerja, menjadi seorang wirausahawan. apalagi di era kemajuan teknologi informasi sekarang ini, peluang itu semakin terbuka lebar. sebab kami percaya, meskipun tidak secara spesifik diberikan selama perkuliahan di stai hubbul wathan ini, penguasaan teknologi dan sistem informasi para lulusan yang diwisuda hari ini, juga sudah mempuni.

Pada wisuda sarjana kemarin, sebanyak 85 mahasiswa, terdiri 39 orang jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 46 orang lulusan sarjana Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Lulusan terbaik dari jurusan PAI diraih Fitriyana dengan nilai 3,37, sedangkan jurusan PBI atas nama Safri dengan nilai 3,45. Hadir Camat Mandau, Sekcam Mandau wakapolsek Mandau, Dandaramil Mandau, Ketua Yayasan Buya Hamka Ketua Senat STAI Hubbul Wathan Duri, Dr. Abdullah Syarif.(rec)

 

Berita Terkait

Pendidikan

Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias

Pendidikan

Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri

Pendidikan

Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

Pendidikan

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Pendidikan

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Pendidikan

Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru