KAMPAR - Para murid kelas IV, V dan VI di UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, melaksanakan tadarus Alquran setiap pagi selama pelaksanaan pembelajaran pada Ramadhan 1444 H hingga tanggal 15 April mendatang.
Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya, Suriyadi, S.Pd menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. Di mana selama Ramadhan 1444 ini murid kelas IV, V dan VI tetap mengikuti pembelajaran di sekolah. Sedangkan murid Kelas I, II dan III mengikuti pembelajaran dari rumah.
"Alhamdulillah, semua anak didik kita yang mengikuti pembelajaran di sekolah selama Ramadhan ini, tampak antusias mengikuti tadarus setiap pagi," kata Suriyadi.
Para murid masuk sekolah pukul 08.00 WIB. Setelah melaksanakan tadarus selama 30 menit yang dibimbing oleh guru kelas masing-masing, selanjutnya pukul 08.30 WIB, para murid mengikuti pembelajaran seperti biasa hingga pukul 11.00 WIB.
Untuk durasi jam pelajaran yang di hari biasa selama 30 menit, selama Ramadhan berkurang menjadi 20 menit.
"Setiap hari Jumat kita juga melaksanakan pesantren kilat dan juga Sholat Dhuha," tambah Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya ini.
Pesantren kilat dilaksanakan di halaman sekolah. Sholat Dhuha juga dilaksanakan di pagi Jumat tersebut.
Suriyadi juga bersyukur jika di Ramadhan tahun ini pihak sekolah lebih leluasa melaksanakan kegiatan keagamaan di luar ruangan seperti pesantren kilat. Tidak seperti tahun sebelumnya yang masih dalam suasana pandemi Covid-19."Alhamdulillah, selama Ramadhan 1444 H tahun ini, kegiatan keagamaan yang kita laksanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar," tambah Suriyadi lagi.
Untuk memotivasi anak dalam mempelajari ilmu agama, UPT SDN 019 Pandau Jaya juga melaksanakan berbagai lomba. Di antaranya lomba tahfiz Alquran dan lomba pidato dan ceramah agama. Lomba ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pesantren kilat.
"Anak-anak kita sangat bersemangat dan antusias mengikuti lomba ini. Kita berharap anak-anak dapat termotivasi menjadi hafiz dan hafizah serta juga menjadi mubaligh yang mensyiarkan Islam di masa mendatang," tutup Suriyadi mengakhiri.(Andi)