Sejumlah Guru di Kuansing Tuntut Pencairan Dana Sertifikasi Tahap III dan IV

Harijal - Jumat, 09 Desember 2016 09:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/ed27b2122016_dikuanasing.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riauterkini.com
Zubirman, SH, selaku kuasa hukum sejumlah guru-guru di Kuansing ini kepada wartawan, Senen (5/12/16)

TELUK KUANTAN, kabarmelayu.com - Sejumlah guru di Kabupaten Kuansing mempertanyakan Dana Tunjangan Profesi (DTP) triwulan III dan IV yang belum juga kunjung dicairkan oleh pemerintahan setempat. Padahal, dana tersebut mestinya sudah tersedia di Kas Daerah (Kasda) karena pemerintahan pusat telah melakukan kelebihan transfer dana TPG sebesar Rp64,6 miliar. Dan dana sebanyak itu dinilai cukup untuk membayar TPG triwulan III dan IV.

Over Budget atau kelebihan transferan itu juga dijelaskan oleh surat resmi Menteri Keuangan RI melalui surat nomor : S-579/PK/2016. Dalam surat itu, Kemenkeu menyatakan akan menghentikan penyaluran TPG dan dan Tambahan Penghasilan (TP) 2016 ini, dikarenakan pihak Kemenkeu telah melakukan transfer lebih kepada sejumlah daerah untuk TPG triwulan III dan IV.

Surat itu dikirim oleh Kemenkeu kepada sejumlah kabupaten/kota se Indonesia termasuk Kabupaten Kuansing. Ironisnya, hingga saat ini sejumlah guru di Kuansing belum juga menerima TPG tahap III dan IV, meskipun dananya telah tersedia seperti dipaparkan dalam surat Kemenkeu itu.

Lalu kemanakah raibnya dana TPG Itu Zubirman, SH, selaku kuasa hukum sejumlah guru-guru di Kuansing ini kepada wartawan, Senen (5/12/16) mengaku akan membantu para guru untuk mendapatkan hak mereka atas dana TPG. Berdasarkan informasi sementara yang dirangkum oleh Zubirman, SH, dana sebesar Rp64,6 miliar yang telah ditransfer oleh pemerintahan pusat itu seharusnya sudah ada di Kasda dan mestinya sudah harus segera dibayarkan sesuai peruntukannya.

"Kemana raibnya dana tersebut, ini yang kami pertanyakan," ucap Zubirman.

Sambung Zubirman, jika dana itu telah digunakan untuk kegiatan lain, tentunya hal ini sudah jelas melanggar aturan. Sebab, dalam surat resmi Kemenkeu itu jelas-jelas dibunyikan bahwasanya, dana TPG tidak bisa dipergunakan untuk kegiatan lain dan hanya bisa digunakan untuk peruntukannya. Namun, jika dana kelebihan transferan Kemenkeu itu masih ada di Kasda, Zubirman meminta pemerintahan segera mencairkannya sesuai peruntukan.

Sementara itu Sekda Kuansing Muharman ketika dikonfirmasi melalui telepon hingga saat ini belum bisa dihubungi.***

 

(riauterkini.com)

Berita Terkait

Pendidikan

447 Hotspot Terpantau, Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Riau

Pendidikan

Tumbangkan Juara Bertahan, Alam Cahyo Juara Pacu Jalur 2026

Pendidikan

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan

Pendidikan

Kemnaker-JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang

Pendidikan

Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pendidikan

Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan