BANGKINANG, kabarmelayu.com - SMAN 2 Kuok saat ini melakukan penanaman jeruk manis di areal lahan milik sekolah yang berada disampingnya dan bertekad dikelola secara bersama antara siswa dan guru. Tanaman jeruk seluas seperempat hektar itu memakai system bagi hasil antara siswa yang ikut dilibatkan memelihara dan merawat tanaman dari menanam hingga berbuah yang dipergunakan pupuk kandang. ”Setiap kelas diberi tanggung jawab merawatnya dari total 115 batang itu," ujar kepala SMAN 2 Kuok, Mardawi. Di sela-sela pohon jeruk itu direncanakan akan ditanami sayuran yang bisa menambah pendapatan sehingga pupuk yang ada di sekitar batang jeruk bisa pula dimanfaatkan untuk tanaman lain. "Diperkirakan tanaman jeruk itu bisa panen sekitar 3 tahun dan hasil penjualanya akan digunakan untuk biaya OSIS, cadangan untuk umroh bagi guru karena ini merupakan usaha bersama," sebutnya. Mardawi menyebutkan bahwa pihaknya tertarik menanam jeruk bersama siswa dan gurunya itu bertjujuan untuk memberdayakan lahan sekaligus memberikan penerapan ilmu bidang pertanian kepada siswa dan ditambah lagi jeruk merupakan komoditi unggulan daerah Kuok. ”Ini merupakan program enterpreunership." katanya.
(suarakampar.com)