Zakat Periode VIII, Disdik Salurkan Rp 212,7 Juta

Harijal - Kamis, 08 Desember 2016 15:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/627ef1122016_zakatperiodik.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
fin/riaueditor.com
Didampingi Camat Limapuluh, Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal beserta jajarannya berfoto bersama dengan perwakilan siswa penerima zakat, Kamis (8/12/16).

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Terhitung sejak 2013, Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru berhasil mengumpulkan zakat sebesar Rp 14 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, Rp 7 miliar lebih diantaranya disalurkan kepada siswa dan masyarakat kurang mampu sekitar sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdik Pekanbaru Drs H Abdul Jamal, M.Pd di depan ratusan siswa, orangtua dan guru pada acara penyerahan zakat profesi di halaman SD Negeri 011 Jalan Rokan Pekanbaru, Kamis (8/12/2016).

Selain siswa dan orangtua siswa hadir pada kesempatan itu Camat Limapuluh Akmal Waldi, Kepala UPZ yang juga Kabid SMA/SMK Drs Muzailis, Kasi SD Firdaus, Kepala UPTD Disdik Limapuluh Tegas Putra, Kepala SD 11, 23, 52 dan sejumlah guru.

"Zakat yang kita serahkan hari ini adalah periode yang ke VIII tahun 2016. Hari ini kita menyerahkan zakat kepada 229 siswa SD, SMP dan SMA sederajat. Total zakat yang kita salurkan hari ini sebesar Rp 212,7 juta. Ini kita lakukan secara bergilir dan hari ini giliran Kecamatan Limapuluh," ujar Jamal.

Ia mengatakan, bila dirata-ratakan zakat yang berhasil dikumpulkan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)Disdik Pekanbaru sebesar Rp 350 juta per bulan.

Zakat sebesar itu kata Jamal merupakan zakat profesi guru, pegawai dan pengawas di lingkungan Disdik Pekanbaru yang dipotong sebesar 2,5 persen per bulan dari gaji yang diterima.

Sedangkan sistim pengelolaan, 60 persen dikelola oleh Disdik Pekanbaru yaitu dengan melakukan penyaluran zakat seperti yang dilakukan hari ini, sedangkan 40 persen lagi dfikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kotaPekanbaru, ucapnya.

Lebih jauh diterangkan Jamal, sejak 2013 UPZ Disdik Pekanbaru berhasil mengumpulkan zakar sebesar Rp 14 miliar lebih. Dan Rp 7 miliar lebih diantaranya sudah disalurkan kepada siswa dan masyarakat kurang mampu sekitar sekolah.

Sementara Camat Limapuluh mengaku senang atas dilaksanakannya acara zakat di wilayahnya. Ia menilai program ini sangat membantu siswa kurang mampu agar tidak putus sekolah.

"Kedepan kita berharap agar kegiatan semacam ini terus berlanjut sehingga peserta didik yang belum mendapat keberuntungan dapat memperoleh. Selasin itu kita minta agar Disdik Pekanbaru lebih selektif lagi sehingga peserta didik kurang mampu dapat terbantu melalui zakat," ucap Akmal Waldi. (rec)

 

Berita Terkait

Pendidikan

Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri

Pendidikan

Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

Pendidikan

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Pendidikan

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Pendidikan

Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru

Pendidikan

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia