KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bangkinang menggelar pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kearifan Lokal dengan tema Makanan Khas Kabupaten Kampar yang dibuat langsung oleh siswa.
Pameran yang dibuka langsung oleh Camat Bangkinang ini dilakukan dalam upaya mendukung Kurikulum Merdeka Belajar yang telah diterapkan pemerintah sejak tahun lalu.
Kepala UPT SMPN 3 Bangkinang, Hj. Rita Suharti, S.Pd menyampaikan, ada lima pilihan jenis masakan khas Kampar ini. Yaitu srikayo, goreng pisang, pelito daun, lopek bugis dan galopoung.
"Dalam proses pembuatan makanan khas Kampar ini, nilai-nilai yang di tanamkan kepada siswa adalah kerjasama, kekompakan dan disiplin," tutur Hj. Rita Suharti.
Kepsek SMPN 3 Bangkinang ini berjanji ke depannya berupaya menampilkan hasil yang lebih lengkap dan sempurna.
"Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang terlibat dalam kegiatan P5 yang telah sukses menampilkan hasil nyata para siswa," papar Hj. Rita lagi.
Sementara, Camat Bangkinang Drs. Darusmar, M.Si usai membuka pameran ini menyampaikan apresiasinya. Dengan ilmu yang didapat para siswa dan mempraktekkannya, tentunya akan sangat bermanfaat.
"Apalagi kita akan menyambut bulan suci Ramadan, anak-anak bisa membuat makanan khas Kampar ini untuk berbuka puasa," tutur Camat.
Selain Camat Bangkinang, dalam kesempatan tersebut hadir pula komite sekolah, pihak Disdik Kampar yang dihadiri Korwil Pendidikan Kecamatan Bangkinang, serta pihak Tanoto Foundation.
Pihak Tanoto Foundation yang turut mengapresiasi kegiatan ini menyampaikan, agar ke depan makanan tersebut disajikan dalam dulang adat, lengkap dengan penutupnya. Lebih bagus lagi jika siswa-siswi dalam penyajiannya menggunakan pakaian adat Kampar.