KAMPAR- UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bangkinang Kota mendapat kehormatan untuk mengisi acara pada Penampilan Gebyar P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) di Balai Bupati Kampar, Senin (26/12/2022).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol. MM ini berjudul Sarasehan GIAT (Gerakan Ibu Asuh Anak Tidak Sekolah) Desa Pendidikan Menuju Desa Ekowisata Ramah Anak Peduli Perempuan dan Pendidikan (DERAPPP).
Dalam kesempatan tersebut, SMPN 1 Bangkinang Kota berkesempatan mengisi dua kegiatan sekaligus, yakni Gebyar P5 dan penampilan seni tari. Untuk seni tari sendiri, seni tari SMPN 1 Bangkinang Kota berjudul "Kombuik" berhasil meraih juara I pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu.
Mengenai Kombuik yang juga disebut dengan pekek atau katidiong, adalah salah satu hasil kerajinan rakyat yang terbuat dari daun pandan. Kombuik biasa dipakai sebagai wadah meletakkan hasil panen. Kombuik hanya diproduksi apabila musim panen akan tiba.
Dengan datangnya musim panen, para gadis desa mulai melakukan persiapan untuk panen, salah satunya dengan mempersiapkan kombuik sebagai tempat untuk hasil panennya.
Sembari menunggu hasil panen selesai, gadis-gadis ini menggunakan kombuik tersebut sebagai sarana bermain mereka hingga terlupa akan hasil panennya.
Seni tari Kombuik berpijak pada gerak silat tradisi kabupaten kampar, salah satunya gerak silat Poncak 12 yang sudah distilisasikan menjadi tari garapan baru.
Tari ini bertujuan untuk menghidupkan dan mengenalkan kembali potensi kombuik sebagai salah satu hasil kerajinan rakyat yang ada di Kabupaten Kampar.
Tarian ini dibawakan oleh lima penari perempuan dengan penata tari Zakiah, S.Pd dan penata musik Eka Saputra, S. Pd.
Kepala SMPN 1 Bangkinang Kota, Hj. Masniar, S.Pd, MM menjelaskan, SMPN 1 Bangkinang Kota sendiri dalam Gebyar P5 ini mengambil tema Pendidikan Keterampilan Hidup (PKH). Adapun PKH ini mendukung remaja untuk mengembangkan dan menggunakan berbagai keterampilan yang telah diidentifikasi sebagai hal penting dalam konteks individu mereka.
PKH ini dapat diimplementasikan dalam program terpisah atau diintegrasikan ke dalam program lain.
"UPT SMPN 1 Bangkinang Kota berinisiatif mengajarkan PKH dalam konteks permasalahan yang spesifik, serta tantangan khusus yang dihadapi remaja dalam kehidupan mereka, yang disebut dalam kurikulum ini sebagai pengetahuan kritis." papar Hj. Masniar.
Pengetahuan kritis terdiri ini dari tema-tema penting yang perlu diketahui oleh remaja agar keamanan dan kesehatan mereka tetap terjaga saat menjalani masa remaja. Dalam setiap pertemuan, siswa-siswi diajarkan bagaimana dapat menggunakan keterampilan hidup dan pengetahuan tertentu untuk mengendalikan sebuah situasi atau memecahkan masalah umum yang mereka hadapi.
Terkadang, masalah tersebut bisa bersifat sensitif, tabu atau kontroversial untuk dibahas.
"Namun jika kita menghindar untuk mengajarkannya kepada remaja, ada kemungkinan mereka dapat membuat keputusan yang buruk yang dapat berdampak negatif bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka," papar Hj. Masniar saat berada di stan UPT SMPN 1 Bangkinang Kota bersama Nurkhairiyah, M.Pd, Wakabid Kurikulum UPT SMPN 1 Bangkinang Kota yang juga Fasilitator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
"Gebyar P5 dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dan topik Pendidikan Keterampilan Hidup adalah manusia beriman dan berakhlak mulia penerus agama dan bangsa. Segala karya murid yang bervariasi dan beragam ini patut diapresiasi," tambah Nurkhairiyah, M. Pd.
Stan pameran UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota dalam kegiatan Gebyar P5 ini banyak mendapat perhatian pengunjung. Dari buku tamu yang disediakan pihak sekolah, tampak di antaranya hadir Pj Bupati Kampar, Dr. Kamsol, MM. Terlihat juga Bambang Budiharjo, SE, M. Si, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar.
Hadir pada kegiatan tersebut Ketua IA ITB Pengda Riau, Hj. Mimi Lutmila, S. Si, P. lt, Pegiat Yayasan Kerlip Indonesia, Sriyanti, Kadis Dikpora Kampar H. Aidil, SH. l, M. Si, Sekretaris DLH Kampar Ahmad Faiz, Sekretaris PUPR Kampar Rusdi Hanif, S.T serta Ketua Forum UMKM Kampar Drs. Zulher, M.Si.
Tampak juga Ketua IBI Kampar Satiti Rahayu, A.Md, Keb, SKM, MKM, Koordinator Rumah Kerlip Beriman Desa Koto Tuo Destiantari Adila, M.Pd, Para Kepala Desa dan undangan lainnya.(Andi)